
GIANYAR, BALIPOST.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Gianyar kembali memicu bencana alam. Sebuah bangunan dapur milik warga di Banjar Lebih Duur Kaja, Desa Lebih, Kecamatan Gianyar, jebol akibat diterjang tanah longsor, Selasa (24/2) sekitar pukul 08.00 WITA. Pemilik rumah, I Ketut Nanda Putra (28), terkejut saat mengetahui bagian barat dapur rumahnya ambrol.
Berdasarkan keterangan saksi, Ni Kadek Dewi Darmanti (26), dirinya sempat mendengar suara gemuruh saat sedang memasak sebelum akhirnya menyadari tanah di sisi bangunan telah longsor. “Kami segera mengecek sumber suara dan mendapati tembok dapur bagian barat sudah jebol karena tanah di sisinya tidak kuat menahan tekanan air hujan,” ungkapnya.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, pemilik rumah ditaksir mengalami kerugian material Rp60.000.000. Bangunan dapur jebol dengan kerusakan permanen pada sisi barat. Menerima laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Lebih, Aiptu I Made Sudiarta, langsung melakukan peninjauan lokasi.
Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan, SH., MM, menegaskan pentingnya kewaspadaan dini bagi masyarakat yang tinggal di zona rawan. “Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama yang tinggal di dekat tebing atau lahan miring. Jika ada tanda-tanda retakan tanah setelah hujan lebat, segera lapor agar evakuasi bisa dilakukan lebih cepat,” tegas Kompol Adi Suryawan.
Saat ini, pihak kepolisian dan aparat desa setempat masih melakukan pemantauan intensif di lokasi guna mengantisipasi adanya longsor susulan mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Gianyar. (Wirnaya/balipost)










