
BANGLI, BALIPOST.com – Seorang pendaki remaja asal Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, dievakuasi tim gabungan di jalur pendakian Gunung Abang, wilayah Desa Suter, Kintamani, Sabtu (21/2). Pendaki bernama Ni Putu Nadia Winandita dievakuasi setelah dilaporkan mengalami gejala hipotermia saat berada di pertengahan Pos 2.
Kapolsek Kintamani, Kompol I Made Dwi Puja Rimbawa mengatakan, remaja tersebut memulai pendakian sekitar pukul 05.30 Wita dan diduga mulai merasakan gejala hipotermia sekitar pukul 12.00 Wita di pertengahan Pos 2 jalur pendakian.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Kintamani bersama tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi. “Begitu menerima informasi adanya pendaki yang mengalami dugaan hipotermia, kami langsung berkoordinasi dan bergerak cepat bersama tim SAR gabungan untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.
Evakuasi dilakukan tim SAR gabungan dari Basarnas, Polri, dan masyarakat mulai pukul 15.30 wita. Tim akhirnya berhasil membawa pendaki tersebut turun ke kaki gunung pada pukul 16.15 WITA dalam kondisi selamat. Setibanya di bawah, korban langsung mendapatkan penanganan medis dari tim Puskesmas Kintamani.
Dwi Puja mengatakan, hasil pemeriksaan medis menyatakan bahwa kondisi korban stabil dan tidak memerlukan penanganan lanjutan di rumah sakit.
Untuk menghindari kejadian serupa pihaknya mengimbau para pendaki agar lebih memperhatikan aspek keselamatan sebelum melakukan pendakian, terutama di kawasan pegunungan yang memiliki suhu ekstrem.
“Kami mengingatkan para pendaki, khususnya yang masih berusia remaja, agar mempersiapkan diri secara matang, memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, memperhatikan prakiraan cuaca, serta membawa perlengkapan yang memadai untuk mengantisipasi suhu dingin guna mencegah risiko hipotermia,” pungkasnya. (Dayu Swasrina/balipost)










