Anggota Satpolairud Polres Badung melakukan pemantauan di Pantai Petitenget, Kuta Utara. (BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Kecelakaan laut membayangi aktivitas masyarakat dan wisatawan saat cuaca ekstrem. Oleh karena itu, anggota Satpolairud Polres Badung meningkatkan pengawasan di pantai, termasuk mengantisipasi turis berenang dalam kondisi mabuk. Pasalnya, hal tersebut sangat berbahaya dan bisa berakibat fatal.

Kasatpolairud Polres Badung, AKP I Nyoman Sutanaya didampingi PS Kasubsipenmas Sihumas Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Rabu (18/2), menyampaikan, anggotanya dalam satu minggu terakhir terus melakukan pemantauan dan mengimbau wisatawan mancanegara maupun domestik agar selalu berhati-hati, mengingat cuaca sering berubah setiap saat.

Baca juga:  Pansus TRAP Hentikan Sementara Renovasi Sejumlah Bangunan di Bali Handara

“Kami selalu mengingatkan agar mereka berhati-hati bila akan mandi dan berenang di laut. Kegiatan ini kami lakukan berkolaborasi dengan anggota Balawista Badung untuk memasang bendera merah di area yang sering terjadi kecelakaan laut,” ujarnya.

Kondisi paling berbahaya rata-rata saat arus pantai selatan cukup kuat. Namun kondisi tersebut disenangi oleh wisatawan untuk surfing. Biasanya laka laut terjadi pada tamu lanjut usia yang berenang dan mengalami kram kaki saat berenang. Ada juga wisatawan berenang dalam kondisi mabuk sehingga tidak bisa mengontrol diri.

Baca juga:  Banjir hingga Pohon Tumbang Landa Bangli, Kantor Bappeda Tergenang

Anggota Satpolairud rutin melaksanakan patroli, seperti di Pantai Petitenget, Kecamatan Kuta Utara. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat serta wisatawan yang beraktivitas di kawasan pesisir.

Saat patroli, personel Satpolairud menyambangi pengunjung pantai dan memberikan imbauan agar tetap mematuhi rambu-rambu keselamatan, khususnya karena kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Selain itu, petugas juga melakukan pengawasan di area parkir guna mencegah terjadinya tindak kriminal seperti pencurian kendaraan bermotor maupun barang berharga milik pengunjung.

Baca juga:  Oknum Driver Grab Diadili Coba Memperkosa Turis,

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan wisatawan, sekaligus mengingatkan agar selalu waspada terhadap kondisi cuaca serta menjaga barang bawaan,” ujar AKP Sutanaya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN