I Ketut Indra Sutawan (BP/istimewa)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Sebanyak tujuh partai politik (parpol) yang memperoleh suara duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karangasem hasil pemilihan umum 2024 kembali akan menerima bantuan politik (banpol) pada 2026. Untuk nominal banpol yang akan diterima sama dengan setahun sebelumnya.

Kepala Kesbangpolinmas Karangasem, I Ketut Indra Sutawan, pada Kamis (29/1) mengungkapkan, untuk pencairan banpol masih dalam proses verifikasi. Nantinya akan membentuk tim dulu, setelah selesai semua tahapan selesai baru bisa dicairkan.

Baca juga:  KPU RI Bantah Intruksikan KPUD Ubah Hasil Verfak Parpol Peserta Pemilu 2024

Sutawan mengatakan, untuk banpol akan diberikan ke tujuh partai politik yang meraih suara di DPRD Karangasem. Ke tujuh parpol tersebut yakni, untuk Partai Demokrasi Perjuangan dengan raihan suara pemilu 2024 sebanyak 99.575 suara akan menerima banpol sebesar Rp497.875.000, Partai Golongan Karya dengan raihan 41.395 suara dengan nominal banpol Rp254.800.000, Partai NasDem dengan raihan 41.395 suara dengan bantuan yang akan diterima sebesar Rp206.975.000.

Baca juga:  Survei Kandidat, KGB akan Gandeng LSI

Kemudian Partai Demokrat dengan raihan 33.876 suara akan menerima banpol Rp169.380.000, Partai Hani Nurani Rakyat dengan torehan sebanyak 6.917 suara dengan bantuan banpol yang akan diterima nantinya sebesar Rp34.585.000, Partai Persatuan Indonesia dengan raihan 10.050 dengan banpol Rp50. 250.000, dan Partai Gerakan Indonesia Raya dengan perolehan 50.164 dengan bantuan banpol yang akan diterima sebesar Rp250.280.000.

“Untuk index bantuan per suara tidak ada peningkatan sama seperti tahun 2025 yakni sebesar Rp5.000 per suara. Sehingga, masing-masing parpol akan menerima bantuan ini nantinya yakni, 5.000 dikali dengan perolehan suara, sehingga segitu akan dapat banpolnya. Jadi, kalau dilihat jumlah keseluruhan, anggaran yang disiapkan untuk banpol ini sama seperti tahun lalu yakni sebesar Rp1.464.685.000,” katanya. (Eka Parananda/balipost)

Baca juga:  Bali Diduga Dijadikan Lokasi Produksi Konten Film Dewasa

 

BAGIKAN