Kondisi Pelabuhan Mertasari, Sanur, yang menunggu proses perizinan untuk bisa kembali beroperasi. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Selain Pelabuhan Sanur yang berada di Pantai Matahari Terbit, di Sanur juga ada Pelabuhan Mertasari dan sebelumnya pernah beroperasi. Sempat terkendala perizinan, pelabuhan yang berada di Pantai Mertasari tersebut kini didorong bisa beroperasi kembali untuk memecah kepadatan di pelabuhan di Matahari Terbit.

Dirut Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS), I Nyoman Putrawan saat diwawancarai Sabtu (24/1), mengatakan, untuk pengeoperasian kembali Pelabuhan Mertasari, saat ini masih menunggu izin terminal khusus (tersus), sedangkan untuk kelengkapan izin lainnya sudah selesai. Perumda BPS sudah memiliki badan usaha pelabuhan yang sudah siap untuk bekerja sama pengoperasiannya, termasuk ruang darat yang juga menjadi salah satu syarat dari operasional dari pelabuhan.

Baca juga:  Belum Terdeteksi, Proses Hukum Buronan Interpol Berlanjut

Putrawan mengatakan, baru sekitar seminggu lalu pihaknya menerima surat dari Dinas Perhubungan (Dishub) Denpasar. Untuk itu, kerja sama operasional pelabuhan nantinya sudah bisa dilakukan. Pihaknya menargetkan jika izin tersus sudah keluar maka operasional pelabuhan sudah bisa dijalankan.

Dalam operasional pelabuhan ini juga bekerja sama dengan beberapa pihak, seperti desa adat, dan badan usaha milik desa adat yang tergabung dalam PT Pengelola Mertasari Bersama. “Untuk operasional dan lain-lain itu dari PT Pengelola Mertasari bersama nantinya. Sementara, Perumda BPS hadir sebagai pengawasan,” katanya.

Baca juga:  Beras Diproduksi Dalam Negeri Tidak Kena PPN 12 Persen

Sebelumnya, kata Putrawan, pengoperasian Pelabuhan Mertasari sudah pernah berjalan. Namun sempat terkendala perizinan yang membuat operasional berhenti.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar, I Ketut Sriawan mengatakan, pengoperasian Pelabuhan Mertasari menjadi strategi penting dalam pengelolaan transportasi kota, khususnya angkutan laut yang terintegrasi dengan pergerakan wisatawan. Menurutnya, kawasan Mertasari memiliki potensi besar sebagai simpul baru pergerakan penumpang laut.

Selain membantu mengurai kepadatan lalu lintas menuju Pelabuhan Sanur, pengoperasian pelabuhan ini juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan kawasan wisata di sekitarnya.

Baca juga:  Dimediasi Gubernur Koster, Pedagang Nedauh Mercure Pindah 31 Desember

Dishub Denpasar telah berkoordinasi dengan Perumda Bhukti Praja Sewakadarma (BPS) selaku badan usaha daerah yang memiliki kewenangan untuk pengelolaan pelabuhan, termasuk dengan Desa Adat Intaran dan pihak terkait agar proses pengoperasian dermaga dapat berjalan lancar dan aman.

“Kami sudah koordinasi agar Perumda BPS bergerak bersama desa adat. Saat ini sudah masuk tahap rencana penataan, termasuk persiapan ruang tunggu penumpang dan fasilitas keselamatan,” jelasnya.

Dia berharap tahun ini para operator angkutan laut dapat segera dikumpulkan untuk menyamakan persepsi dan mempercepat operasional Pelabuhan Mertasari. “Astungkara, tahun ini bisa segera berjalan,” imbuhnya. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN