Vaksinasi massal yang digelar di Desa Puhu, Rabu (21/1). (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Guna memutus rantai penularan virus rabies di wilayah Kabupaten Gianyar, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) I Gianyar Wilayah Puskeswan Kecamatan Payangan menggelar aksi vaksinasi massal, pada Rabu (21/1). Kegiatan yang menyasar hewan penular rabies (HPR), khususnya anjing, dilaksanakan secara menyeluruh di wilayah Desa Puhu.

Tim Medis UPTD I Gianyar Wilayah Puskeswan Kecamatan Payangan Dinas Pertanian (Distan) Gianyar, drh. I Wayan Widnyana, Kamis (22/1), mengatakan, berdasarkan data di lapangan, sebanyak 700 ekor anjing berhasil mendapatkan suntikan vaksin jenis Neo Rabivet.

Baca juga:  Hingga Triwulan III 2024, Puluhan Kasus Rabies Dilaporkan Jembrana

Selain melakukan penyuntikan, petugas memberikan edukasi kepada pemilik hewan. Masyarakat diimbau untuk mengenali tanda-tanda perilaku tidak normal pada anjing maupun kucing.

Widnyana memaparkan, masyarakat diharapkan segera melapor ke pihak terkait jika menemukan hewan yang menunjukkan gejala rabies. Masyarakat juga diminta menjaga kesehatan hewan peliharaan secara rutin sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Melalui langkah preventif ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi rutin semakin meningkat. Dengan capaian 700 ekor anjing yang telah tervaksinasi, Desa Puhu diharapkan menjadi zona hijau yang aman dari risiko penularan virus mematikan tersebut. (Wirnaya/balipost)

Baca juga:  Anggap COVID-19 Hoax, Seorang Pria 30 Tahun Meninggal Terjangkit Virus Itu
BAGIKAN