Adi Wiryatama. (BP/rin)

DENPASAR, BALIPOST.com – Rapid test yang kembali digelar di DPRD Bali disambut baik oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Hal itu disampaikan Koster saat meminta izin untuk membuka masker ketika memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD Bali, Kamis (14/5).

“Saya mohon ijin maskernya dibuka karena tadi saya dapat laporan semua yang hadir sudah mengikuti rapid test dan hasilnya negatif semua,” katanya.

Dengan demikian, lanjut Koster, tidak akan terjadi transmisi lokal COVID-19 alias aman. Gubernur asal Sembiran ini juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta rapat paripurna karena telah disiplin mengikuti rapid test. “Saya pun juga sudah rapid test. Swab sudah dua kali dan astungkara hasilnya negatif,” imbuhnya.

Diwawancara terpisah, Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Widyatama mengatakan, rapid test yang kembali digelar di DPRD Bali sebetulnya bukan hal istimewa. Kendati, hal itu dilakukan juga berkaca dari kejadian di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Bangli.

Baca juga:  Dirawat Sehari, Begini Kondisi Pasien Pengawasan Corona RSD Mangusada

Ada ratusan warga yang hasil rapid test-nya reaktif dan setelah diuji swab ternyata negatif. “Kita kan sudah di rapid test di sini, takutnya nanti salah. Sambil mengetahui itu dan meyakinkan kita, para dewan ini sehat,” ujarnya.

Wiryatama mengaku sempat terkejut dengan hasil rapid test di Banjar Serokadan. Alat rapid test yang dipakai saat itu perlu diselidiki karena dikhawatirkan alat itu palsu atau dipalsukan.

Karena itulah, rapid test juga kembali dilakukan di DPRD Bali. Apalagi, Gubernur Bali Wayan Koster juga meminta ada rapid test lagi di dewan. “Pak Gubernur tadi malam menelepon saya, lebih baik tes saja Dewan lagi. Siapa tahu ada nanti karena sekian lama ini ada yang ke mana-mana, wara-wiri mengurus rakyatnya,” jelas Politisi PDIP ini. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.