TABANAN, BALIPOST.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Tabanan kembali mencatat satu orang pasien konfirmasi positif COVID-19 telah sembuh. Pasien yang merupakan tenaga kerja (naker) migran asal Tabanan ini sebelumnya dirawat di ruang isolasi RSPTN Udayana.

Begitupun untuk pasien dalam pengawasan (PDP). Sebelumnya sebanyak 4 orang, hingga Kamis (30/4) tinggal 2 pasien yang masih menjalani perawatan di ruang isolasi UPTD RS Nyitdah, kecamatan Kediri, Tabanan.

Juru Bicara Gugus Tugas Tabanan, Putu Dian Setiawan menyampaikan saat ini masih dua orang pasien terkonfirmasi positif yang menjalani perawatan, yakni di RS PTN Udayana dan UPTD Bapelkesmas Denpasar. “Kondisi mereka stabil dan masih menjalani perawatan karena masih terus menunggu hasil swab selanjutnya,” terangnya.

Selain itu Gugus Harian Tabanan juga melaporkan jika pada Kamis (30/4) sejumlah pekerja migran Indonesia (PMI) yang telah selesai menjalani masa karantina selama 14 hari dan telah dilakukan rapid test dengan hasil negatif sudah dijemput pihak keluarga dan Satgas desa masing-masing. Selanjutnya mereka akan tetap melaksanakan protap kesehatan dengan tetap menjaga jarak, menggunakan masker dan pola hidup bersih dan sehat.

Baca juga:  Kembali, Gianyar Konfirmasi Warganya Positif COVID-19

Mereka juga diminta untuk segera melapor ke petugas Puskesmas jika muncul gejala flu, batuk atau demam. “Meski sudah diperbolehkan pulang dan diberikan surat keterangan telah selesai masa karantina dan hasil rapid tes negative, mereka tetap dihimbau untuk mengikuti protap kesehatan,” terangnya.

Untuk PMI yang telah selesai menjalani masa karantina selama 14 hari dan melewati rapid test dengan hasil negatif, lanjut Dian, ada sebanyak 11 orang. Namun untuk total PMI yang sudah di rapid test sebanyak 22 orang dan hasilnya semua negatif.

Sementara untuk PMI yang masih menjalani masa karantina di hotel/penginapan baik di Tabanan maupun di sejumlah hotel di Denpasar sebanyak 206 orang. “Selain ada yang sudah selesai masa karantina, ada juga yang baru datang namun jumlahnya hanya satu orang sudah langsung dibawa ke hotel untuk karantina,” ucapnya. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.