Naker Migran Tabanan. (BP/dok)

TABANAN, BALIPOST.com – Para tenaga kerja (naker) migran asal Tabanan yang selanjutnya akan datang ke Bali dikarantina di hotel. Pasalnya, Pemkab Tabanan telah menjalin kerjasama dengan salah satu hotel di kawasan Denpasar berkapasitas 150 orang sebagai tempat karantina bagi mereka.

Sebelum nantinya, mereka dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. “Lebih lengkapnya koordinasi langsung dengan Sekda ya,” beber Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Jumat (17/4) saat dikonfirmasi perihal penyediaan tempat karantina khusus pekerja migran asal Tabanan.

Meski demikian pihaknya berharap dengan upaya ini, minimal para pekerja migran asal Tabanan bisa mendapatkan fasilitas yang memang siap dan layak untuk menjalani masa karantina. Hanya saja fasilitas ini memang akan digunakan untuk para pekerja migran yang baru akan datang selanjutnya.

Sementara, bagi para migran yang sudah datang sebelumnya dan sudah kembali ke rumah masing-masing, masih dihimbau untuk tetap menjalankan isolasi secara mandiri. “Yang sudah di rumah ya di rumah saja isolasi mandiri, tetapi yang selanjutnya jika tempat tersebut dirasa kurang akan dijajaki lagi di Denpasar,” ucapnya.

Baca juga:  Lagi, Satu Pasien Positif COVID-19 Dikonfirmasi Sembuh

Artinya, mereka atau para pekerja migran yang sudah menjalani masa karantina, baik di rumah maupun di fasilitas yang sudah disediakan oleh kecamatan seperti di Selemadeg Timur, diminta untuk terus melanjutkan masa karantinanya di tempat tersebut. “Yang datang selanjutnya ini baru akan dipusatkan satu tempat di Denpasar,” terangnya.

Untuk pembiayaan selama masa karantina, lanjut kata Bupati , tentu akan dibantu dengan APBD maupun sharing dengan Propinsi. “Dari APBD tapi masih ditentukan berapa anggarannya, sabar masih dirancang, mungkin akan sharing ke provinsi juga,” ucapnya. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.