Kapolresta Denpasar AKBP Jansen mengecek kegiatan donor darah. (BP/ken)

DENPASAR, BALIPOST.com – COVID-19 bisa memapar siapa saja, termasuk anggota Polri. Oleh karena itu, pengawasan internal diperketat dan rutin dilaksanakan pengecekan kesehatan. Kapolresta Denpasar AKBP Jansen Avitus Panjaitan mengakui ada anggotanya saat ini masih dikarantina di SPN Singaraja, Buleleng.

“(Dikarantina) anggota kami itu merupakan siswa SIP (Sekolah Inspektur Polisi). Setelah yang bersangkutan dirumahkan sementara, langsung dikarantina di SPN Singaraja,” kata AKBP Jansen, di sela-sela kegiatan donor darah di Mapolresta, Kamis (16/4).

Informasi diperoleh di lapangan, beberapa personel Polresta lulus SIP dan langsung mengikuti pendidikan di Kompleks Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Lemdikpol), Sukabami, Jawa Barat. Saat wabah virus Corona melanda Indonesia, seluruh siswa SIP di-rapid test.

Hasilnya ditemukan ratusan siswa terdiagnosa positif COVID-19. Siswa yang positif tersebut dikarantina di Asrama Setukpa, sedangkan yang negatif langsung kembali ke poldanya masing-masing.

Baca juga:  Kasus Percobaan Pelecehan Seksual WNA, Oknum Karyawan Hotel Dikenakan UU Pornografi

Terkait donor darah tersebut, Kapolresta Jansen mengatakan, kesadaran warga negara untuk melakukan donor darah agak menurun akibat virus Corona. Oleh karena itu, Polresta Denpasar kita menunjukkan diri ada di tengah-tengah masyarakat dan sangat peduli. “Kami menunjukkan tetap bersama masyarakat dan berkontribusi menyumbangkan darah,” tegas mantan Wadir Krimsus Polda Papua Barat ini.

Menurut mantan Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Bali ini, sebenarnya banyak anggotanya ingin jadi pendonor. Namun karena mengikuti imbauan pemerintah agar tidak berkerumun, jumlahnya dibatasi 52 orang saja. “Ini baru tahap awal dan kegiatan ini akan terus dilakukan. Semoga bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tutupnya. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.