Babi mati mendadak dikubur. (BP/Ist)

SINGARAJA, BALIPOST.com – PT Anugrah Bersama Sukses (ABS) di Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, sudah kehilangan 255 ekor babi peliharaannya akibat mati mendadak sejak beberapa hari lalu. Direktur PT ABS, Wayan Widiana, mengatakan hal ini, Jumat (28/2).

Pihaknya sudah mengubur bangkai babi itu ke dalam lima lubang dan sudah ditimbun. Selain itu, PT ABS masih menyiagakan tiga lubang lagi dengan kedalaman memadai untuk mengantisipasi jika kembali terjadi kematian babi susulan. Selain itu, melakukan biosecurity, melaksanakan sterilisasi kandang dan mengawasi pihak-pihak yang keluar masuk kandang.

“Sewaktu mati satu sampai dua ekor, kami sudah buat enam lubang untuk mengubur. Ini memastikan tidak berbau yang mengganggu. Kami menyadari kewalahan mengubur karena babi yang mati begitu banyak. Selama penguburan kami dibantu oleh pemerintah yang mengerahkan alat berat,” jelas Widiana. (Mudiarta/balipost)