Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si. usai menggelontorkan bantuan kepada petani dan krama subak secara simbolis di Balai Banjar Pulu, Desa Songan, Kintamani, Bangli. (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI-P, Drs. I Made Urip, M.Si. kembali menggelontorkan bantuan kepada petani dan krama subak. Secara simbolis dipusatkan di Balai Banjar Pulu, Desa Songan, Kintamani, Bangli, Sabtu (18/1).

Banyak kalangan dikenal MU turun ke bawah (turba) dengan Kundapil (Kunjungan Dapil) ke daerah Kintamani menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang diinginkan dan diusulkan masyarakat. Selain itu juga menyerap aspirasi kaum marhaen di pelosok desa.

Anggota DPR RI lima periode itu yang dijuluki wakil rakyat sejuta traktor itu, memberikan bantuan aspirasi Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Departemen Pertanian tahun 2019, senilai total Rp 1,394 miliar untuk petani dan krama subak di Bangli. Bantuan itu berupa 8 paket perpompaan Rp 800 juta, 1 unit traktor roda 4 Rp 250 juta, 10 traktor roda dua Rp 250 juta, 7 unit pompa air Rp 70 juta dan 3 unit cultivator Rp 24 juta.

Baca juga:  Bantuan Air Bersih untuk Warga Jatim dan Sulsel

Made Urip saat penyerahan itu didampingi Ketua PAC PDI-P Kintamani, Jro Mangku I Wayan Artom. Made Urip mengatakan bantuan yang diserahkan secara simbolis di Kintamani itu hanya sebagai penyambung lidah saja sesuai bantuan yang diusulkan. Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode yang saat ini membidangi Pertanian dan Lingkungan Hidup itu , juga mengucapkan terimakasih atas dukungan suara saat Pileg 2019, sehingga memperoleh sebanyak 11 ribu lebih suara di Bangli. Totalnya 255.130 suara terbesar di Bali dan tujuh besar nasional. (Adv/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.