MANGUPURA, BALIPOST.com – Warga negara Bahrain, Fahad Shawayz (30), jadi korban copet di Jalan Legian, Kuta. Pelakunya, I Wayan Cacur alias Bagong (23) asal Karangasem ditangkap di Jalan Tegal Wangi, Denpasar, Senin (30/12). Sedangkan temannya berinisial Uc dan Bd masih buron serta masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Modusnya, pelaku memepet korban dan berpura-pura menawarkan jasa transport. Pelaku mendorong korban dan mengambil Iphone korban lalu kabur,” ungkap Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan, Selasa (31/12).

Kombes Andi menjelaskan, pada Minggu (1/12) pukul 04.00 Wita, korban keluar dari Paddys Club dan hendak ke hotel. Sesampainya di TKP, tiba-tiba datang sejumlah orang tidak dikenal langsung memepet korban.

Mereka menawarkan transport, sambil memegang bahu dan mendorong korban. Saat itulah tanpa disadari korban, pelaku mengambil iPhone XS di saku celananya dan langsung kabur.

“Korban mengalami kerugian Rp 10 juta. Kejadian ini dilaporkan ke polisi,” ujarnya.

Baca juga:  Beraksi di Puluhan Lokasi, Copet Spesialis WNA Dibekuk

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Resmob Reskrimum Polda Bali dipimpin Kanit Kompol Made Adhiguna melakukan penyelidikan di wilayah Sanur. Di sana petugas berhasil melacak dan mengamankan iPhone milik korban dibawa Komang Sg.

Komang Sg mengaku membeli HP itu dari Vt beralamat di Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Saat diinterogasi Vt mengaku membeli HP itu dari I Made Bayu Winatha dan langsung diamankan. “Dari Bayu ini terus dikembangkan. Bayu mengaku membali Iphone tersebut dari Wayan Cacur alias Bagong,” ujar Andi.

Polisi kemudian memburu Wayan Cacur ke Karangasem, tapi pelaku tidak ada di sana. Selanjutnya petugas balik ke Denpasar dan pelaku ditangkap di tempat kosnya. “Barang bukti yang kami amankan adalah sembilan Iphone berbagai jenis dan memungkinan milik warga negara asing lainnya,” ungkapnya. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.