Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) Gede Arta. (BP/ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di Kabupaten Bangli sepi peminat. Hingga hari kedelapan pendaftaran, Jumat (20/12), baru dua orang yang mengajukan lamaran untuk ikut seleksi. Padahal jabatan yang dilelang sebanyak 15 posisi.

Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel) Gede Arta menyatakan, masih minimnya pelamar kemungkinan dikarenakan para calon masih melengkapi berkas persyaratan yang cukup banyak. Karena itu, ia memperkirakan pendaftaran akan ramai menjelang berakhirnya masa pendaftaran pada 25 Desember mendatang.

“Perkiraan saya H-3 atau H-2 tanggal 25 akan banyak yang mendaftar,” ungkap Arta yang juga Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kabupaten Bangli.

Ia optimis lelang jabatan kali ini akan diikuti banyak peserta. Sebab, belakangan ini sekitar 30 orang PNS memohon surat pernyataan tidak pernah dijatuhi sanksi disiplin ke BKDPSDM Bangli. Surat pernyataan tersebut menjadi salah satu syarat yang harus dilengkapi dalam pendaftaran.

Baca juga:  Pesilat Bali Optimis Sabet Emas AG

Dalam lelang jabatan ini, satu posisi jabatan minimal harus dilamar empat orang. Sementara satu orang boleh melamar di dua posisi jabatan. Jika jumlah pelamar di satu posisi kurang dari empat orang, posisi jabatan tersebut tidak bisa dilelang. Pansel akan memperpanjang masa pendaftaran.

Seleksi JPTP di Bangli dibuka sejak Kamis (12/12) lalu. Seleksi ini bisa diikuti oleh seluruh PNS, termasuk dari daerah lain. Pelamar harus memiliki pangkat/golongan minimal IVa dan berusia maksimal 56 tahun pada saat pelantikan. Sesuai rencana, pelantikan pejabat eselon IIb hasil lelang akan dilaksanakan selambat-lambatnya 7 Januari 2020. (Swasrina/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.