MANGUPURA, BALIPOST.com – Sebuah Bus Pengangkut Penumpang Maskapai Lion Air Jenis Mercedes Benz milik PO Mawar (Provider Lion Air) Plat PLATFORM LION AIR 0007, mengalami percikan api di mesin, Selasa (12/11). Kondisi ini terjadi sekitar pukul 18.35 Wita, berlokasi di antara Apron B-1 dan B-2 Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

Kejadian ini berawal saat bus yang dikendarai Haji Ibrahim, akan menghandle Penumpang pesawat Lion Airline JT-955 route Lombok-Denpasar yang baru mendarat dan parkir di Apron B-1. Diduga peristiwa itu terjadi karena bus mengalami kerusakan pada radiator mesin.

Menurut Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV – Bali, Elfi Amir, bus tersebut awalnya menghandle penumpang pesawat Lion Air JT-955 yang parkir di Apron B-1. Saat Bus akan manuver memutar di Apron B-1, sopir bus mendengar suara letusan dari cabin mesin yang ada di bagian belakang dan terdapat percikan api serta asap.

Selanjutnya sopir berusaha memadamkan percikan api dengan menggunakan 2 buah APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang ada di dalam bus dan api dapat dipadamkan. “Setelah api dapat dipadamkan selanjutnya teknisi Bus Maskapai Lion Air memeriksa kondisi bus tersebut. Pukul 19.08 Wita Bus tersebut ditarik menggunakan mobil BTT Lion menuju parkir GSE B 63. Pukul 19.20 Wita Kendaraan Runway Sweeper membersihkan Lokasi kejadian agar terbebas dari FOD,” ujarnya.

Baca juga:  Diduga Tabung Gas Bocor, Restoran Ayam Kebakaran

Menurut keterangan dari sopir bus, sebelumnya bus milik Lion Air tersebut telah dilakukan perawatan selama 2 (dua) hari sejak tanggal 11-12 November 2019 karena mengalami kerusakan pada radiator mesin dan tidak operasional selama 2 hari. Setelah dilakukan perbaikan, bus mulai dioperasionalkan pada sore hari dan telah menghandle penumpang pesawat Lion Air JT-40 yang parkir di Apron B-36 untuk dibawa ke Terminal Kedatangan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai. “Saat ini Driver Bus tersebut sudah berada di Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai untuk dimintai keterangan,” tambahnya. (Yudi Karnaedi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.