MANGUPURA, BALIPOST.com – Pantai Jimbaran yang menjadi salah satu destinasi di Badung, akan mulai ditata. Bahkan Desa Adat Jimbaran saat ini sedang menggodok pembentukan panitia Penataan Pantai Jimbaran.

Seperti yang disampaikan Bendesa Adat Jimbaran, Made Budiarta, usulan penataan ini sudah masuk ke Pemkab Badung dengan usulan anggarannya sebesar Rp 15 miliar. Namun begitu tentu nantinya tergantung dari Pemkab sendiri berapa anggaran yang akan diperintukkan. “Kami baru rapat sekali, nanti akan ada rapat lagi untuk membentuk panitia,” katanya, Jumat (4/10).

Dengan dibentuknya panitia, nantinya juga akan dibahas tentang cetak biru atau blue print penataan Pantai Jimbaran secara menyeluruh. Sebab bentangan pantai ini cukup panjang dari Bantas atau Kafe 9 hingga ke Balangan.

Secara pribadi, menurut pemikirannya, bentangan pantai ini kemungkinan akan dibagi dalam 4 zona. Zona pertama ada kelompok nelayan yang harus dipertahankan. Dimana jumlahnya cukup banyak dan aktif mencari ikan. “Saat pertemuan pertama ketua-ketua kelompok yang hadir sudah mendukung rencana penataan ini,” ujar Budiarta.

Dalam penataan ini, keberadaan nelayan ini akan diperkuat. Direncanakan dibangun samacam pasar ikan layaknya yang ada di Kedonganan.

Bukan itu saja, nelayan yang selama ini hanya mencari ikan, juga akan mendapat peluang tambahan dari sisi pariwisata. Seperti mengantar wisatawan ke tengah laut dan lainnya.

Zona kedua, ada kawasan Upacara yang berlokasi di seelah Kafe 9 atau yang biasanya dipakai untuk pemelastian baik oleh desa adat maupun paibon. “Mungkin ini akan ditata dengan dibuatkan semacam candi bentar dan lainnya,” imbuhnya.

Baca juga:  Kapan Penataan Besakih Dimulai?

Untuk zona tiga adalah kawasan ekonomis yang selama ini sudah berjalan yaitu keberadaan kafe Jimbaran, baik di Kafe 9 maupun Kafe 11. Sedangkan zona ke empat yang tidak kalah pentinh adalah kawasan publik.

Lokasinya nantinya akan diatur, karena masyarakat cukup banyak yang biasa berolahraga atau berjalan-jalan di Pantai. Budiarta mengatakan nantinya akan ditentukan setelah terbentuknya panitia.

Penataan, kata Budiarta, juga akan dilakukan untuk kawasan Pantai Balangan karena secara kawasan berada di wilayah Desa Adat Jimbaran. Namun begitu tentu nantinya akan dikoordinasikan lebih jauh dengan lingkungan setempat maupun komponen terkait lainnya. “Kami harapkan rencana ini bisa berjalan lancar dan mendapat dukungan semua pihak demi kelangsungan dan kelestarian Pantai Jimbaran,” harapnya.

Dipaparkanya pula untuk penataan, memang nantinya bersumber dari APBD Badung. Namun untuk pembuatan master plan anggaranya dialokasikan dari kas desa adat.

Kepastian akan rencana penataan pantai Jimbaran juga diungkapkan Lurah Jimbaran Ketut Rimbawan saat diajak berbincang-bincang sebelumnya. Hanya saja untuk.detailnya dia menyarankan agar meminta penjelasan dari Bendesa Adat Jimbaran. “Ya memang rencana itu sudah masuk, dan pihak terkait juga sudah sempat turun,” ujarnya. (Yudi Karnaedi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.