Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto memberi support kepada Serka Dewa Gede Astawa yang akan ikut Run For Bali yang menempuh jarak 374 kilometer. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kegiatan spetakuler kembali digelar Kodam IX/Udayana yaitu Tari Sajojo dan Run For Bali yang menempuh jarak 374 kilometer. Dilaksanakannya dua acara ini dalam rangka memperingati HUT ke-74 TNI Tahun 2019.

Salah satu perwakilan Kodam dalam Run For Bali yakni Serka Dewa Gede Astawa. Terkait kegiatan ini, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., memberikan pengarahan terkait kegiatan Tari Sajojo dan Run For Bali di Lapangan Praja Raksaka Kepaon, Denpasar Selatan, Senin (23/9).

Pangdam menyampaikan terkait peringatan HUT ke-74 TNI beberapa kegiatan sudah dilaksanakan diantaranya bakti sosial. Mayjen Benny Susianto mengapresiasi dan memotivasi berupa dana pembinaan serta kacamata khusus untuk lari kepada Serka Dewa Gede Astawa yang telah banyak meraih prestasi di berbagai even lomba lari jarak menengah maupun jarak jauh.

Serka Astawa akan membuktikan kemampuannya saat ajang Run For Bali sejauh 374 kilometer keliling Bali. Rencananya ditempuh selama empat hari, dimulai Selasa (1/10). “Yang dilakukan Serka Dewa adalah hal istimewa dan tidak semua orang mampu melaksanakan olahraga lari ini.
Mudah-mudahan melalui kegiatan ini akan dapat diketahui masyarakat luas, baik nasional maupun internasional sehingga dapat lebih meningkatkan pariwisata khususnya Bali,” harap Pangdam.

Baca juga:  Lewat Seni, Kelola Kreativitas Anak Berkualitas

Ia berharap olahraga lari dijadikan sebagai gaya hidup, karena manfaat yang didapat yaitu akan menjadi sehat. Semua orang bisa melaksanakan dan tidak mengeluarkan biaya yang mahal, serta dengan sehat akan dapat bekerja lebih maksimal.

Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G. menyampaikan, Serka Dewa Gede Astawa berdinas sebagai Babinsa Koramil 1626-04/Kintamani, Kodim 1626/Bangli. Di tengah kesibukannya sebagai seorang Babinsa, Serka Astawa dikaruniai dua anak ini selalu menyempatkan diri untuk latihan lari, baik di wilayah binaannya atau selepas dari dinas.

Volume latihan antara 15 – 20 kilometer setiap latihan dengan medan bervariasi. “Prestasi telah diraihnya, Juara 2 Tontangkas AD tahun 2001, Juara 3 Lomba Lari HUT Divif 2 Kostrad tahun 2004, Juara 2 Lomba Lari Banyuwangi Ijen Green Run 15 kilometer tahun 2017, Juara 1 Banyuwangi Ijen Green Run tahun 2018 dan Juara 1 Riau Ultra Merdeka Run 74 kilometer tahun 2019,” ujar Kapendam. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.