BANGLI, BALIPOST.com – Diduga depresi lantaran menanggung beban hutang, seorang pria yang bekerja sebagai pengawas proyek nekat mengakhiri hidupnya. Korban I Wayan Subandi (50) warga Banjar/Desa Dumulih, Susut ditemukan tak bernyawa dalam posisi tergantung seutas selendang di dalam kamar mandi rumahnya, Jumat (3/5).

Peristiwa gantung diri tersebut pertamakali diketahui terjadi sekitar pukul 05.30 Wita oleh istri korban Ni Wayan Armini. Saat itu istri korban, hendak ke kamar mandi yang berada di belakang rumahnya.

Sesampainya di depan pintu kamar mandi, ia terkejut karena melihat tubuh suaminya dalam posisi tergantung di plafon kamar mandi menggunakan seutas selendang biru tua. Saksi yang terkejut mendapati suaminya tewas, langsung berteriak meminta tolong ke anaknya.

Baca juga:  Tekan Kasus Bunuh Diri, Puskesmas Perlu Dilengkapi Tenaga Terlatih Kesehatan Jiwa

Selanjutnya peristiwa itu dilaporkan ke Bhabinkamtibmas desa setempat. Petugas kepolisian yang mendapat laporan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian.

Polisi melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban untuk memastikan penyebab kematian korban. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terkait kejadian tersebut,” terangnya.

Polisi juga meminta keterangan pihak keluarga korban untuk mengetahui motif korban nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Sulhadi mengatakan, diduga korban nekat bunuh diri lantaran depresi akibat menanggung beban hutang proyek. (Dayu Swasrina/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.