DENPASAR, BALIPOST.com – Aqua, pelopor Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), meluncurkan kemasan botol plastik 100 persen hasil daur ulang pertama di Indonesia. Botol ini juga 100 persen dapat didaur ulang.

Menurut Direktur PT Tirta Investama (Danone-AQUA) Corine Tap, inisiatif ini juga merupakan kontribusi perusahaan dalam upaya pemerintah mengurangi sampah plastik di lautan sampai 70 persen pada 2025. Ia mengatakan peluncuran ini merupakan bagian dari implementasi komitmen #BijakBerplastik yang diluncurkan perusahaan pada pertengahan 2018.

Dijelaskan, sejak 2010 Danone-Aqua telah mendukung bisnis sosial yang dikhususkan pada pengumpulan plastik inklusif di Indonesia. Bekerja dengan para komunitas pengumpul sampah dan bank sampah, Danone-Aqua kini telah mengumpulkan 12.000 ton per tahun untuk daur ulang melalui enam pusat pengumpul.

Di Bali, Danone-Aqua telah mengumpulkan lebih banyak sampah botol plastik dibandingkan dengan produksinya. Guna mendukung edukasi publik, bekerjasama dengan VICE Impact dilakukan kampanye edukasi pada jutaan konsumen. “Setiap hari, Danone-Aqua melanjutkan misinya untuk memberikan hidrasi sehat bagi jutaan masyarakat Indonesia dengan menggunakan berbagai tipe kemasan untuk melindungi dan mempertahankan kualitas produk. Tetapi, tantangan pengelolaan sampah plastik saat ini menjadi masalah bersama,” ujarnya.

Baca juga:  "Waste to Wealth" Dimulai Lewat Bersih Pantai Kertalangu

Corine berharap inovasi ini dapat menjawab solusi untuk menyeimbangkan kebutuhkan hidrasi sehat dan menjaga lingkungan di Indonesia. “Kami bertujuan untuk membuat seluruh kemasan kami dapat didaur ulang pada 2025. Hal ini dapat diimplementasikan melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Corine.

Corine menambahkan bahwa pada saat ini, Aqua 100% daur ulang plastik botol hanya didistribusikan di Bali. Masyarakat Bali bisa mendapatkan produk ini di supermarket, hotel, café dan restaurant terpilih sejak Februari 2019.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali Drs. I Made Teja, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Drs. I Dewa Gede Surahardi, M.Si dalam acara peluncuran tersebut, berpendapat bahwa keterlibatan aktif para pelaku bisnis dalam menjawab tantangan lingkungan, khususnya pengelolaan plastik, sangatlah penting untuk menciptakan ekonomi sirkular dan memberikan nilai tambah pada setiap rantai pasokan. “Kami sangat mengapresiasi langkah Danone-Aqua melalui peluncuran kemasan botol plastik 100% hasil daur ulang pertama di Indonesia dan membantu misi kami mengurangi sampah, khususnya sampah plastik pada 2025,” ujarnya. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.