MANGUPURA, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Badung, kembali meluncurkan Kampung GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan) di Kecamatan Mengwi, Kamis (31/1). Kegiatan serupa juga telah dilakukan di Kecamatan Petang.

Hal ini menjadi salah satu bukti keseriusan Pemkab Badung dalam memberikan pelayanan, khususnya kependudukan kepada masyarakat. Program yang diinisiasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Badung itu dipusatkan di Wantilan Pura Luhur Gede Batu Ngaus, Desa Cemagi, Mengwi.

Launching Kampung GISA dibuka Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi para Pimpinan Perangkat Daerah, Camat Mengwi I Gst Ngr Jaya Saputra, Tripika Kec. Mengwi, Perbekel/Lurah se-Kec. Mengwi serta Kelian Dinas se-Desa Cemagi. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Badung, Ketut Suiasa, mengatakan pencanangan Kampung GISA di Badung sebagai bukti Pemerintah Kabupaten Badung bersama aparat Desa dan Banjar telah sepakat untuk melayani masyarakat agar semua mempunyai administrasi kependudukan, seperti KK, e-KTP serta akta-akta.

“Untuk layanan administrasi kependudukan, tidak hanya dilakukan di Dinas atau kantor maupun di Kecamatan saja, namun sudah ke masing-masing rumah warga. Seperti melayani warga yang sakit dan lansia yang tidak bisa diajak mengurusnya,” ungkapnya.

Baca juga:  Daya Motor Gianyar Gelar Roadshow Service Murah dan Promo Menarik

Menurutnya, pelayanan serupa juga diberikan kepada warga Badung yang ada di RS Jiwa Bangli maupun warga Badung yang tertimpa masalah hukum, termasuk warga penghuni LP. “Kami menginginkan agar semua masyarakat Badung memiliki administrasi kependudukan. Ini akan dipakai sebagai sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebab, masyarakat tidak akan mendapatkan apa-apa dari program pemerintah tanpa adanya adminsitrasi kependudukan yang lengkap,” bebernya.

Sekretaris Disdukcapil Badung, Gede Purna, melaporkan semboyan yang diangkat dalam launching Kampung GISA adalah Laksanakan, melayani masyarakat dengan hati, sepenuh hati dengan program pelayanan Badung AKU SAPA (Badung Administrasi Satu Paket), seperti akte kelahiran, perkawinan perceraian, kematian dan satu paket pembuatan KK, KTP dan lainnya.

“Ada empat manfaat kampung GISA yaitu kesadaran akan pentingnya dokumentasi kependudukan, pentingnya pemanfaatan data kependudukan, pentingnya pemuktahiran data kependudukan, serta pentingnya pelayanan administrasi kependudukan yang membahagiakan rakyat,” jelasnya.

Melalui GISA, diharapkan dapat meningkatkan ekosistem pemerintahan serta masyarakat memahami pentingnya administrasi kependudukan, menuju Indonesia sadar administrasi.(Adv/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.