Rumah warga yang tertimpa pohon tumbang.(BP/nan)

 

AMLAPURA, BALIPOST.com – Hampir seluruh Kabupaten/kota di Bali Kamis (24/1) malam di terjadi angin kencang tak terkecuali Kabupaten Karangasem. Di Gumi Lahar pohon tumbang terjadi semua kecamatan. Pohon tumbang merusak sejumlah pemukiman warga, palinggih termasuk fasilitas umum seperti tembok penyengker sekolah maupaun yang lainnya. Bahkan enam warga di Lingkungaan Ampel, Kelurahan Karangasem mengungsi lantaran rumahnya rusak berat akibat tertimpa pohon.

Putu Ketiasa mengatakan, kalau angin kencang yang terjadi pada Kamis (24/1) malam, membuat rumah miliknya rusak berat akibat tertimpa pohon. Atas kondisi itu, memaksa dirinya bersama orang tuanya serta anak istrinya sementara mengungsi ke rumah tetangganya.

“Sementara saya mengungsi di rumah tetangga I Made Dirgantara. Saya ngungsi bareng istri, anak, dan orang tua. Rumah saya rusak parah tidak bisa ditempati,” ujarnya.

Kertiasa menuturkan, kalau dirinya belum bisa memastikan karena belum ada uang untuk perbaiki rumah. Pihaknya berharap ada bantuan dari pemerintah daerah (Pemda) Karangasem atau Pemrov Bali yakni bantuan bedah rumah. Atas kejadian ini, pihaknya telah mengusulkan tenda ke BPBD Karangasem untuk tempat tinggal sementara.

Baca juga:  Gunung Agung Erupsi, Sirine BNPB Tak Difungsikan

Hal senada diungkapkan, Ni Made Sudewi. Jelas dia, pihaknya juga berharap bisa mendapat bedah rumah dari pemerintah daerah, sehingga tidak lama mengungsi. Saat ini pihaknya mengaku tak punya uang meperbaiki rumahnya yang tertimpa pohon. “Belum ada uang untuk memperbaiki. Penghasilan istri dari buruh rumah tangga belum mencukupi untuk bangun rumah. Sedangkan penghasilan saya di sawah juga tidsk menentu,” jelasnya.

Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa mengatakan, jika angin kencang hampir melanda seluruh Kabupaten/kota di Bali. “Dari bencana tersebut memang mengakibatkan sejumlah rumah milik warga mengalami kerusakan. Mulai dari kerusakan ringan sampai berat. Termasuk penyengkes sekolah SMP N 3 Rendang juga roboh akibat tertimpa pohon tumbang. Jika dikalkulasikan secara keseluruhan, kerugian material akibat bencana ini mencapai ratusan juta,” ujarnya. (eka prananda/balipost

 

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.