Pengendara motor melintasi material longsoran yang menutup sebagian badan jalan. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Hujan lebat yang terus mengguyur Karangasem mengakibatkan sejumlah bencana. Bahkan di awal tahun ini, sudah ada 6 bencana terjadi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karangasem, IB Ketut Arimbawa merinci kasus pohon tummbang sebanyak tiga, longsor dua kasus, dan banjir satu kasus. Ia mengatakan kasus pohon tumbang terjadi di Susuan, Kelurahan Karangasem, menutup jalan raya. Pohon yang tumbang yakni pohon melinjo berdiameter 30 sentimeter. Sedangkan pohon lantoro sekitar Jalan Amlapura–Denpasar, tepatnya di Lingkungan Jasri Kelod, Kelurahan Subagan, juga tumbang hingga menutup badan jalan raya. “Pohon perindang sekitar di Jalan Menanga, Desa Menanga, Kecamatan Rendang tumbang menimpa akses jalan raya. Tapi semua sudah ditangani,” ujarnya.

Baca juga:  Pohon Pulai Keluarkan Air, Warga Sidemen Percaya Bisa Sembuhkan Penyakit

Arimbawa mengatakan, untuk kasus tanah longsor terjadi di jalan raya yang menghubungkan Banjar Dinas Sega menuju Banjar Dinas Bunutan, Desa Bunutan, Kecamatan Abang. Material menutup setengah badan jalan, dan tanah di pinggir jalan juga tergerus longsor dan hujan.

Longsor juga terjadi di Banjar Dinas Bangle, Desa Bunutan, Kecamatn Abang. Akibatnya senderan dan bahu jalan jebol.

Penanganan dilakukan dengan manual, serta mengunakan alat berat milik Dinas PUPR Kabupaten Karangasem. “Aliran air hujan meluap ke badan jalan hingga mengakibatkan banjir. Lokasinya di Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem,” paparnya. (Eka Parananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.