Pembangunan gedung Pasar Badung. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Proyek pembangunan Pasar Badung tahap II , dipastikan tuntas pada Desember 2018 ini. Mengingat, saat ini progress pengerjaan gedung pasar rakyat terbesar di Bali ini sudah mencapai 90 persen lebih.

Sisa pekerjaan yang kini sedang dilakukan, yakni hanya menempel ornamen Bali-nya saja. Sehingga pada saat jatuh tempo, proyek prestisius ini sudah bisa rampung sepenuhnya.

Hal ini ditegaskan Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
(PUPR) Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta, ditemui disela-sela
peringatan HKN 2018, di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung,
Jumat (23/11). Dikatakan Jimmy, pihaknya yakin rekanan bisa merampungkan pembangunan Pasar Badung tahap II ini sesuai jadwal.

Saat ini rekanan masih menyisakan pekerjaan finishing, seperti penempelan ornamen Bali pada dinding. “Pekerjaan itu cepat bisa diselesaikan, sehingga sisa waktu ini pasti selesai,” katanya.

Di sisi lain, Direktur PD Pasar A.A.Ngurah Yuliarta mengaku sudah mempersiapkan sejak awal langkah-langkah untuk memperlancar relokasi pedagang dari penampungan sementara di eks Tiara Grosir. Bahkan, pihaknya sudah empat kali rapat dengan pedagang untuk memastikan
pemanfaatan area per lantai.

Baca juga:  Penyesuaian Sewa Kontrak Airstrip Letkol Wisnu Tak Jelas

Saat ini pemanfaatan per lantai sudah ada
drafnya. Sedangkan yang belum bisa diputuskan, adalah terkait jenis dagangan apa yang akan menempati ruang depan dan siapa yang di belakang. “Senin depan mungkin sudah bisa rampung,” katanya.

Terkait jumlah los dan kios di pasar ini akan ada sebanyak 290 kios dan 1.450 los. Kios dan los ini akan tersebar di empat lantai. Di antaranya Lantai I sebanyak 459 los, lantai II 483 los, lantai III 145 kios dan 254 los, lantai IV ada 145 kios dan 254 los.

Sedangkan untuk parkir di basement I akan mampu menampung 82 kendaraan dan basement II 65 kendaraan. Sementara Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar IGA Laxmi Saraswati mengatakan, proses hibah gedung Pasar Badung sudah dikoordinasikan dengan Kabiro Keuangan dan tim dari Kemendag RI. “Tim sudah melihat progres tahap II dan semoga hibahnya dipercepat,” ujar Laxmi. (Asmara Putera/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.