DENPASAR, BALIPOST.com – Keributan terjadi di warung makan di Jalan Kartini, Denpasar, Minggu (21/10). Pande Putu Rudita (59) mengamuk dan menebas anak pemilik warung, Nyoman Pande Tommy Januarta. Ibu Tommy, Ni Luh Suparti juga luka kena parang pelaku.

Kebetulan saat itu Tommy membantu ibunya menutup warung. “Alasan pelaku, dia tidak terima anaknya dikeroyok oleh korban (Tommy-red). Tapi kami hanya fokus menyelidiki kasus penganiayaan ini,” kata Kapolsek Denpasar Barat (Denbar) Kompol Adnan Pandibu, Jumat (26/10).

Kapolsek menyampaikan, pelaku mendatangi TKP, Minggu (21/10) pukul 21.30 Wita dan waktu itu Tommy membantu ibunya menutup warung. Pelaku menuding Tommy mengeroyok anaknya.

Pelaku berkepala plontos ini langsung menghunus pedang yang diselipkan dipinggang kirinya. Selanjutnya pelaku menebas Tommy. “Korban berusaha menghindar, tapi lengan tangan kiri dan kaki kiri bawah kena tebas juga,” ucap Kompol Adnan.

Baca juga:  Dugaan Asmara, Motif Penebasan Pedagang Buah

Melihat anaknya ditebas, Suparti histeris dan berusaha melerai. Tapi sayang, malah kelingking kirinya kena pedang pelaku. “Warga berdatangan dan langsung melerai. Pelaku langsung pulang ke rumahnya di Jalan Kartini Denpasar,” tegas perwira melati satu asal Sumatera Utara ini.

Akibat kejadian itu, Tommy mengalami luka 10 jahitan. Setelah kasus ini dilaporkan ke Polsek Denbar, tim Opsnal Reskrim menangkap pelaku di rumah mertuanya, Kamis (25/10).

“Sebenarnya pelaku dan korban masih ada hubungan keluarga. Selain itu tersangka tidak berniat menyerang terus. Kalau dia terus menyerang pasti lukanya sangat parah. Terkait kasus ini, pelaku sudah kami tahan,” ucap Adnan. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.