Arisan sosia Gracia menggelar baksos di Seraya Barat. (BP/gik)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Anggota Arisan Sosial Gracia, jauh-jauh datang dari Jakarta ke daerah terpencil di Banjar Dinas Dauh Pangkung, Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem, Selasa (24/7). Mereka tergerak ikut membantu sesama guna meringankan beban hidup masyarakat setempat.

Tahun ini mereka sengaja memilih Bali sebagai lokasi bakti Sosial Arisan Sosial Gracia. Ketua Arisan Gracia, Susy Teddy Siahaan, di lokasi bakti sosial di Yayasan Permata Bali mengatakan tidak menyangka Bali yang sudah tersohor di dunia ternyata masih banyak ada daerah terpencil yang perlu bantuan. Sangat ironis memang mengingat di Bali banyak ada tempat terkenal, bahkan perputaran rupiah mencapai miliaran, ternyata masih ada warganya yang mau membeli beras saja relatif susah.

Dalam kegiatan bakti sosial yang digelar, Arisan Gracia menyerahkan bantuan 150 paket sembako, 30 bantal, 30 guling, 30 sprai, 30 selimut, 30 handuk, 30 set perlengkapan mandi, pasta sabun sampo, 450 snack box, kue kering, 20 tas sekolah berikut buku dan pensil serta 400 nasi bungkus. Ada juga penyerahan tanda kasih untuk warga setempat dan portable speaker dan mic untuk pelayanan, bibit kelapa gading 200 pohon, bantuan 6 ekor bibit babi.

Susy menegaskan, Arisan Gracia punya misi “Diberkati jadi saluran berkat, mampu melayani dengan sepenuh hati”. Sejak bergerak di bidang kemanusiaan, mereka melayani tanpa memandang suku, agama dan ras.

Arisan Sosial Gracia ini berdiri Febuari 2013. Sebagai Ketua Umum Susy Teddy Siahaan, Bendahara Umum Susan Affandy dan Sekretaris Tetty Panggabean, dengan jumlah anggota 39 orang yang berasal dari berbagai kalangan.

Arisan Sosial Gracia memiliki kesatuan hati, melayani sesama yang berkekurangan dan mengasihi sesama. Dalam aktivitas rutin setiap bulannya, mereka tidak hanya berarisan, tetapi selalu diawali ibadah sebagai ucapan syukur melakukan aktivitas berbakti sosial.

Baca juga:  Soal Bantuan Hibah, Kejari Kantongi Data Penerima Terindikasi Bermasalah

Arisan Sosial Gracia baru berusia 5 tahun. Meski baru terbentuk, mereka sudah melakukan kegiatan sosial di banyak tempat di Indonesia. Sudah mengunjungi dan berbagi kasih di puluhan panti asuhan, rumah sakit dan penjara wanita. Bahkan, para pemulung yang tinggal di tepi rel kereta api, tempat pembuangan sampah dan tempat-tempat kumuh lainnya di Jakarta, Siantar, Medan, Bandung, Solo, Balige, Tarutung, Batam, dan saat ini di Bali.

Arisan Sosial Gracia juga sudah membangun rumah ibadah dan berbagai kegiatan lainnya.
Bulan lalu Arisan Sosial Gracia mengadakan pengobatan massal gratis gigi, mata dan kesehatan umum bagi 800 anak yatim piatu, anak jalanan, orang jompo dan orang miskin di daerah Bintaro, Jakarta. “Ini sebagai tanda kasih kami kepada warga. Ini juga menjadi kebahagian kami bisa menolong sesama,” ujarnya.

Susy minta perangkat desa di Seraya Barat dan Pemkab Karangasem selalu membina masyarakat setempat, sehingga warga bisa meningkatkan kualitas hidupnya tiap tahun.

Kelian Banjar Dinas Dauh Pangkung Ranji Asmara menyampaikan terima kasih kepada ibu-ibu Arisan Gracia. Minimnya akses jalan, air dan listrik selama ini membuat perkembangan wilayah setempat sedikit tersendat. Warganya juga berkreativitas melalui kerajinan anyaman daun lontar dan ate, tetapi kesulitan memasarkan hasilnya. “Memberi adalah tanda kasih terbesar. Semoga kebaikan ibu-ibu hari ini akan dibalas jauh lebih besar oleh Tuhan,” ungkapnya.

Staf Yayasan Permata Bali, Ester Lumba, menyatakan di yayasan ini ada 24 orang mulai anak SD hingga kuliah. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih bantuan ini mampu menolong anak-anak yayasan dan ke depannya diharapkan hidup lebih baik. (Adv/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.