tahura
Ilustrasi. (BP/dok)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Jajaran Polres Buleleng memeriksakan kesehatan jiwa oknum mahasiswa AH (22) asal Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) yang melakukan pengerusakan dua pelinggih Penunggu Karang di RT Mumbul, Kelurahan banjar Jawa, Singaraja.

Oknum AH mulai Selasa (5/6) lalu dirawat di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSAD) Buleleng. Dia menjalani pemeriksaan jiwa oleh psikiater di RSAD Buleleng.

Kasat Reskrim AKP Mikael Hutabarat seizin Kapolres Buleleng AKBP. Suratno, S.IK. Rabu (6/6) mengatakan, sejak oknum AH diamankan pihaknya kesulitan untuk mendapatkan keterangan dari oknum AH tersebut.

Keterangan yang diberikan kepada polisi berubah-ubah dan bahkan menunjukkan glagat ngawur saat memberikan keterangan kepada penyidik. Tidak ingin pemeriksaan lambat, pihaknya mengajukan surat permintaan pemeriksaan kejiwaan terhadap oknum AH ke RSAD Buleleng.

Oknum AH masih menjalani pemeriksaan oleh dokter psikiater RSAD. Diperkirakan, hasil pemeriksaan ini baru bisa diketahui antara tiga sampai tujuh hari ke depan.

Baca juga:  Karena Ini, Anak Dokter Bertatus Mahasiswa Ditangkap

“Keterangannya tidak konsisten, sehingga biar lebih cepat kita ketahui motif kasus ini, yang bersangkutan kita kirim ke RSAD untuk menjalani pemeriksaan mental oleh dokter psikiater,” katanya.

Selain mendengarkan keterangan oknum AH, Polisi juga sudah mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang diduga mengetahui kronologi kejadian tersebut.

“Kita masih terus dalami dan kelengkapan berkas termasuk apa motifnya, kami masih mendalami dan setelah hasil pemeriksaan kejiwaan itu akan membantu kita menuntaskan penanganan kasus ini,” jelasnya.

Secara terpisah, Kepala Rumah Sakit Tingkat IV TNI AD Buleleng Mayor CKM Rinei Indah Candra Wirasati membenarkan kalau pihaknya telah mendapat permintaan Polisi untuk memeriksa mental oknum AH yang diduga melakukan pengerusakan pelinggih.

Hanya saja, pihaknya menolak memberikan komentar tentang hasil pemeriksaan medis kejiwaan oknum AH. Hasil pemeriksaan nantinya akan disampaikan kepada Polisi yang meminta pemeriksaan kejiwaan oknum AH. (mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.