Pemkab Bangli akan mengembangkan 3 unit demplot di Susut. (BP/nan)

BANGLI, BALIPOST.com – Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli bakal memengembangkan Demontrasion Plot (Demplot) atau proyek percontohan pertanian di lahan persawahan milik petani di wilayah Susut. Demplot ini sangat penting dikembangkan agar petani dapat melihat dan membuktikan hasil produk pertanian bisa memberikan pemasukan.

Sekretaris Dinas PKP Bangli I Wayan Sarma mengatakan pengembangkan akan dilakukan sebanyak 3 unit demplot dengan luas lahan tiga hektare yang berlokasi di daerah Susut. “Satu unit luas lahannya satu hektare,” ucapnya.

Dia menjelaskan dalam pelaksanaan demplot nanti akan digunakan dana dari pemerintah pusat. “Nanti kita akan difasilitasi sarana produksi, seperti kapur untuk meningkatkan keasaman tanah,” katanya.

Demplot ini, lanjutnya, sangat penting dilakukan. Pasalnya, demplot merupakan metode penyuluhan pertanian kepada petani dengan cara membuat lahan percontohan agar petani bisa melihat dan mempraktekkan. “Dengan adanya demplot ini nantinya akan bisa memberikan percontohan cara tanam dengan baik kepada petani yang disesuaikan dengan demografi wilayah tersebut,” terangnya.

Baca juga:  Karena Lumpur Dingin, Petani Padi di Wilayah Ini Panen Awal

Dijelaskannya di Kabupaten Bangli sudah sempat dilaksanakan pengecekkan kadar tingkat keasaman tanah dari Petro Kimia Gresik. Kata dia, dari hasil pengecekkan tersebut tingkat keasaman tanah di Bangli baru mencapai 4-5 pH. Tingkat keasaman itu masih tergolong rendah, karena normalnya adalah 6-7 pH.

“Tingkat keasaman tanah masih kurang disebabkan beberapa faktor, seperti lahan terus ditanami, tidak berjalannya pola tanam yang baik dan pemakaian pupuk an-organik secara terus menerus yang mengakibatkan kondisi tanah tidak bagus. Drainase yang kurang bagus juga dapat mempengaruhi tingkat keasaman tanah,” ungkapnya. (Eka Parananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.