ATM CIMB Niaga di Jalan Bisma Lingkungan Ubud Kelod, Kelurahan Ubud yang sebelumnya sempat di police line, karena ada aksi percoban pembobolan ATM dengan teknik skimming. (BP/dok)

GIANYAR, BALIPOST.com – Dua warga negara asing (WNA) asal Bulgaria diamankan jajaran Polsek Ubud pada Rabu (5/4) dini hari. WNA berinisial AS (28) dan MH (26) ini diduga melakukan aksi pembobolan dengan teknik skimming pada ATM CIMB Niaga di Jalan Bisma Lingkungan Ubud Kelod, Kelurahan Ubud. Polisi yang menangani kasus ini masih melakukan pengembangan terhadap ke dua pelaku.

Informasi dihimpun, 2 WNA ini pertama kali dilihat oleh seorang security sebuah restoran, I Dewa Gede Anom. Sucurity ini merasa curiga melihat 2 WNA itu berada di dalam ATM cukup lama. Kecurigaan itupun semakin menjadi-jadi sebab, salah satu WNA tersebut menaikkan tangan sembari menutup CCTV dengan lakban.

Terkejut melihat aksi itu, I Dewa Gede Anom langsung menelpon aparat kepolisian, sembari tetap mengawasi gerak gerik ke 2 WNA yang masih sibuk dengan masin ATM. Tidak berselang lama team lidik dipimpin oleh panit 2 Reskrim Ipda Andika Arya Pratama pun tiba di TKP. Saat polisi tiba, 2 WNA yang diduga melakukan tindakan skimming itu masih dalam bilik ATM.

Polisi lantas mendekat ke ATM itu, saat di introgasi 2 WNA ini tidak mengakui perbuatannya. Namun kamera CCTV yang tertutup lakban akhirnya menjadi senjata untuk menggiring 2 WNA ini ke Mapolsek Ubud.

Baca juga:  Pesta Sabu, Brigadir Polisi Ini Terancam Dipecat

Dalam penyergapan itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa mobil APV warna silver DK 1194 DQ ke Polsek Ubud.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lainya dari tangan 2 WNA ini,  berupa 2 buah tas pinggang, 3 buah Hp, 4 kartu ATM, 2 dompet warna hitam, 5 topi, 1 rol lakban warna hitam, 1 rol kabel warna putih, 1 tang warna hitam kuning, 2 alat congkel warna merah, 1 buah obeng, 1 tang, 10 konektor, 1 pisau lipat, 1 besi lengkung, 1 konektor wifi, dan 1 kunci bulat ujungnya merah.

Sedangkan TKP sempat dipasangkan police line. Namun setelah melakukan olah TKP, garis polisi itu lantas di buka pada Rabu siang kemarin.

Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Denny Septiawan ketika dikonfrimasi membenarkan jajaranya mengamankan dua WNA yang diduga melakukan percobaan pembobolan ATM dengan teknik skimming ATM ini. “ Ya ada, tapi polisi masih pengembangan (terhadap 2 WNA-red),“ ucapnya. (manik astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.