Ilustrasi. (BP/dok)

TABANAN, BALIPOST.com – Sebanyak 73 Koperasi di Kabupaten Tabanan terancam dinonaktifkan apabila di tahun 2018 tidak menyelenggarakan Rapat Akhir Tahun (RAT). Sebelumnya, 73 koperasi tersebut juga tercatat tidak menyelenggarakan RAT.

Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan, AA., Gede Dalem Tresna Ngurah, setiap setahun sekali sesuai ketentuan koperasi harus melakukan RAT. Untuk koperasi jenis primer jadwal RAT dilakukan periode Januari- Maret, sedangkan untuk koperasi jenis sekunder periode RAT dari Januari hingga Juli nanti.

Pihak Dinas Koperasi dan UKM Tabanan sendiri telah menghimbau agar setiap koperasi melakukan RAT sesuai ketentuan tersebut lewat surat per tanggal 7 November 2017 lalu.

“Bagi koperasi yang tahun lalu tidak melakukan RAT dan jika koperasi yang bersangkutan tidak juga melakukan RAT di tahun 2018 ini maka akan diposisikan menjadi koperasi tidak aktif,” tegasnya Kamis (25/1).

Dalem Tresna menjelaskan, penetapan koperasi tidak aktif memang didasari oleh tidak melakukan RAT selama dua tahun berturut-turut. Namun masih ada proses lain yang menentukan koperasi akan terus jalan atau kemudian dibubarkan.

Baca juga:  Ini, 12 Koperasi Bermasalah dalam Pengawasan Kemenkop

’’Jika upaya pembinaan dan pemecahan masalah tidak berhasil dan koperasi tetap tidak mau bangkit maka koperasi dibubarkan dan menyerahkan badan hukumnya ke dinas Koperasi dan UKM,’’ jelas Dalem Tresna.

Berdasarkan data, di tahun 2017 Koperasi Tabanan ada 555 unit dimana 354 diantaranya sudah menggelar RAT dan ada 73 koperasi tidak menggelar RAT. Koperasi tidak aktif mencapai 107, Koperasi tidak wajib RAT mencapai 21.

Sementara untuk tahun 2018, koperasi di Kabupaten Tabanan yang wajib menggelar RAT tercatat 448, sedangkan yang tidak wajib RAT ada 2 koperasi. Jumlah total koperasi di Kabupaten Tabanan tahun 2018 mencapai 557 dan koperasi yang bersetatus tidak aktif mencapai 107. (wira sanjiwani/balipost)

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.