Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Pelebaran jalan dikhawatirkan menambah krodit jalan tersebut. (BP/wan)

DENPASAR, BALIPOST.com – Jalur padat lalu lintas di Jalan Imam Bonjol kini mulai mendapat penanganan. Salah satunya, yakni pengerjaan proyek pelebaran jalan di kawasan tersebut.

Namun, selama proyek berlangsung, kekhawatiran akan terjadi kekroditan di jalur itu sangat besar. Untuk mengantisipasi kekroditan yang cukup parah, Dinas Perhubungan (Dishub) diharapkan bisa mengantisipasinya dengan berbagai terobosan.

Salah satu anggota dewan Denpasar Drs. I Wayan Duaja, Senin (15/1) yang juga warga Jalan Imam Bonjol mengapresiasi instansi terkait melakukan pelebaran jalan yang selalu padat lalu lintas tersebut. Dikatakan, saat ini proyek pelebaran Jalan Imam Bonjol, Denpasar, berupa penutupan Tukad Teba, mulai dikerjakan.

Proyek tersebut dipastikan akan mengganggu kelancaran arus lalin yang dalam kesehariannya cukup padat. “Masyarakat mengharapkan agar kekroditan lalin tidak semakin parah. Terlebih kini di sepanjang Jalan Imam Bonjol ada dua proyek.
Selain proyek pelebaran jalan, juga ada proyek mercusuar yaitu pembangunan Transtudio Imam Bonjol,” katanya.

Baca juga:  Realisasi Retribusi Pasar Kidul Baru Capai Rp 621 Juta

Menurut Duaja, rencana proyek ini sudah beberapa kali disosialisasikan kepada warga. Karena itu, warga di kawasan itu sudah mengetahui tentang proyek dimaksud.”Intinya sosialisasi sudah berjalan baik, sekarang tinggal bagaimana mengantisipasi kekroditan lalin. Terutama saat pengerjaan proyek berlangsung,” katanya.

Proyek tersebut akan dikerjakan selama 400 hari, terhitung sejak 27 November 2017 hingga 31 Desember 2018. Proyek tersebut memanfaatkan dana APBN.

Proyek pelebaran Jalan Imam Bonjol Selatan tersebut sepanjang 2,25 kilometer. Pelebaran dimulai dari simpang Jalan Sunset Road hingga simpang Jalan Imam Bonjol-Gunung Soputan, tepatnya di depan Balai Banjar Abiantimbul. (Asmara Putera/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.