Lambang Partai Golkar. (BP/Istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Hasil rekapitulasi hasil penghitungan suara di masing-masing kecamatan sedang berlangsung. Meski demikian, prediksi perolehan suara diketahui masing-masing partai.

Seperti halnya Golkar. Partai berlambang pohon Beringin ini sudah memiliki data yang diperoleh dari saksi mereka. Hanya saja, pada Pemilu kali ini, Golkar diprediksi akan kehilangan satu kursi di DPRD Denpasar.

Sebelumnya, pada periode 2019-2024, Golkar berhasil mengantarkan kadernya ke kursi dewan sebanyak 8 orang. Kali ini, dari hasil penghitungan sementara, satu kursi akan diambil partai lain dari dapil Denpasar Timur.

Baca juga:  Presiden Ingatkan Ada Seratusan Kepala Daerah Akhiri Masa Jabatan di 2022

Ketua DPD II Golkar Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, Minggu (18/2) mengungkapkan, saat ini ada satu kursi yang hilang di Dapil Denpasar Timur. Sebelumnya, Dapil Denpasar Timur ada dua kursi yang diraih Putu Metta Dewinta Wandy dan Ida Bagus Mayun Komala Putra.

Karena Metta sudah tidak mencalonkan lagi, maka posisi incumbent hanya Gus Mayun. Akan tetapi, dari data Internal Golkar, Gus Mayun yang meraup 2.867 suara harus tumbang karena Golkar di Denpasar Timur hanya mendapatkan satu kursi.

Sementara, suara di internal partai posisi suara tertinggi ditempati new comer yakni I Gede Dwi Purnama Putra alias Tu De Dibawa dengan suara 5.666 sura. Sementara di Denpasar Selatan, incumbent yang tumbang yakni I Wayan Sugiarta.

Baca juga:  Wakapolda Bali Tegaskan Jaga Netralitas

Wayan Sugiarta yang sudah menduduki 3 kali kursi dewan harus disundul oleh new comer kendati suaranya meningkat dari 2019. Tahun 2019 Wayan Sugiarta meraih 2835 suara sedangkan saat ini suaranya sebesar 2.665.

Akan tetapi suara partai yang mendapatkan 12.674 suara harus bertahan di dua kursi. Wayan Sugiarta digeser pendatang baru, yakni Yonathan Andre Baskoro dengan suara 3.200.

Sementara, untuk dapil lainnya di Denpasar Barat 1, dan 2 masih diduduki incumbent yakni Anak Agung Gede Mahendra dengan 3.175 suara dan I Wayan Duaja dengan suara 2.433 suara. Sementara di Denpasar Utara I Wayan Suwirya mendapat suara sementara 3.900, sedangkan Putu Oka Mahendra sementara yang diperoleh sekitar 8.000 suara. “Suara Golkar di Denut dari hasil yang kami peroleh sebesar 15.960-an dan ini masih akan berubah, karena C1 belum semua dipegang,” ujar Suwirya. (Asmara Putera/balipost)

Baca juga:  Dari Pertama Kali dalam Sejarah, Angka Kemiskinan Bali Terendah di Indonesia hingga Jumlah Kasus COVID-19 Harian Bali Capai Seratusan Orang
BAGIKAN