SEMARAPURA, BALIPOST.com – Pengungsi Gunung Agung, Karangasem di Kabupaten Klungkung masih bertahan diangka belasan ribu jiwa. Mereka yang terdiri dari berbagai usia tertampung di puluhan desa/kelurahan. Beras yang dihabiskan untuk konsumsi per hari mencapai 4,4 ton.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangam Bencana Daerah (BPBD) Klungkung, Putu Widiada menjelaskan beras tersebut tak hanya berasal dari uluran tangan donatur. Namun juga dari pemerintah melalui Cadangan Beras Pemerintah (CBP). “Konsumsi beras itu per hari untuk pengungsi 11 ribu jiwa lebih,” ungkapnya, Jumat (29/12).

Terkait stok, pejabat asal Penebel, Tabanan ini menyatakan data terakhir mencapai 8,8 ton. Sebelum itu habis, pemkab kembali mengajukan usulan ke Bulog untuk ada pasokan. “Sampai sekarang untuk beras belum ada persoalan. Masih terbilang aman. Kalau kurang, tinggal amprah CBP,” sebutnya.

Baca juga:  Buleleng Batalkan BBDF 2017

Kebutuhan lain, seperti air mineral dan mie instan yang juga menjadi kebutuhan pokok, stoknya masih aman. Tiga bulan berjalan, seluruh kebutuhan itu masih sepenuhnya berasal dari bantuan donatur. “Kalau pun ada yang membeli, itu pakai uang donasi,” tegasnya.

Sementara itu, terkait dana tak terduga yang disiapkan pemkab sebesar Rp 1,5 miliar, sepeser pun belum ada yang keluar. Namun jika sewaktu-waktu diperlukan, proses pengamprahannya ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah bisa dilakukan secara cepat. “Pemkab belum mengeluarkan uang,” pungkasnya. (Sosiawan/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.