BANGLI, BALIPOST.com – Proyek pembangunan Pasar Loka Crana rencananya akan kembali dilanjutkan pada 2018. Untuk kelanjutan pembangunan tahap II itu, Pemkab Bangli melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 15 miliar.

Kepala Disperindag Kabupaten Bangli Nengah Sudibya, Jumat (8/12) menjelaskan, sesuai rancangannya selama ini, pembangunan Pasar Loka Crana tahap I tahun 2017 pengerjaan hanya sebatas strukturnya. Sementara kelanjutan pembangunannya hingga finishingnya dilakukan pada tahun 2018 mendatang.

Pihaknya memastikan pengerjaan proyek Pasar Loka Crana tahap II ini bisa berjalan lebih cepat dari tahap sebelumnya. “Tinggal mereview. Tidak perlu waktu lama. Kalau dulu kan memang prosesnya dari awal dari mulai perencanaan, pelelangan,” jelasnya.

Selain melanjutkan pembangunan Pasar Loka Crana, Sudibya juga mengatakan pihaknya di 2018 akan melakukan renovasi terhadap bagian bangunan Pasar Kidul yang terbakar Maret 2017 lalu. Adapun anggaran yang telah disiapkan untuk perenovasian bangian bangunan pasar yang terbakar itu yakni sebesar Rp 2 miliar. “Termasuk juga nanti akan dilakukan pengadaan APAR (alat pemadam api ringan) untuk mengantisipasi kebakaran di pasar,” terangnya.

Baca juga:  Pinjam Dana Bangun RS Nyitdah, Sejumlah Dokumen Diverifikasi Ulang

Sementara itu, disinggung mengenai rencana perbaikan Pasar Singamandawa di Kintamani, pejabat asal Penglipuran ini mengatakan hal itu akan dilakukan pada 2019. Kini pihaknya masih menyusun perencanaan baik DED maupun RABnya.

Sesuai yang direncanakan Bupati, kata Sudibya, Pasar Singamandawa nantinya akan dibangun dengan konsep yang hampir sama dengan bangunan Pasar Loka Crana. Pembangunannya dilakukan sesuai standar nasional Indonesia, dan dibangun dengan fasilitas-fasilitas yang mampu mendukung kota layak anak dan juga pariwisata. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.