Warga Timbrah menggelar doa bersama untuk memohon keselamatan dan terhindar dari bencana. (BP/gik)
AMLAPURA, BALIPOST.com – Seluruh warga Desa Pakraman Timbrah, Desa Pertima, Karangasem, menggelar persembahyangan bersama, Senin (4/12). Persembahyangan ini digelar untuk mendoakan keselamatan umat manusia, agar dijauhkan dari segala macam bencana, khususnya yang sedang terjadi saat ini, yakni ancaman erupsi Gunung Agung.

Rangkaian persembahyangan diawali dari Pura Puseh desa setempat. Kemudian dilanjutkan ke Pura Panti Kaler, menghaturkan canang sari. Persembahyangan dilakukan hampir ke seluruh pura lainnya yang diusung warga setempat, seperti Pura Bale Agung dan Pura Panti Kelod Kangin.

Klian Desa Pakraman Timbrah, Wayan Sukertha, mengatakan persembahyangan bersama ini digelar bertepatan dengan Purnama Maksan, atau sehari setelah hari Purnama pada umumnya. Dia ingin mengajak seluruh warga untuk mendoakan bersama agar alam semesta beserta isinya kembali tenang. Sehingga, umat dijauhkan dari ancaman bencana alam, seperti yang sedang mengancam saat ini, yakni erupsi Gunung Agung. “Kami memohon yang terbaik dari alam. Ini memang sebuah proses yang tidak bisa dicegah. Kita hanya bisa berdoa semoga kita semua dijauhkan dari bencana alam. Hanya itu yang bisa kita lakukan sekarang,” kata Sukertha.

Baca juga:  Ke Pengungsian Gunung Agung, Wapres JK Minta Warga Bersabar

Selain warga setempat, para pengungsi juga ikut dalam doa bersama tersebut. Mereka berharap, situasi ini cepat berlalu dan Gunung Agung kembali tenang.

Salah satu pengungsi Wayan Suartika, menyampaikan terima kasih kepada pihak desa, yang sudah memberikan tempat yang layak, berikut fasilitas umum dan logistiknya. “Kebetulan disini cukup lengkap. Tempat aman, fasilitas umum cukup, ada permandian umum, dan distribusi logistik sementara tak mengalami kendala,” katanya. (Bagiarta/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.