Korban kedua Putu Suasta saat ditemukan mengambang di tengah laut. (BP/Gik)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Korban kedua yang terseret arus di Pantai Kelingking Nusa Penida, Putu Suasta akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan. Korban asal Desa Bunga Mekar ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Pantai Klingking, Senin siang (25/10) pukul 13.35 WITA.

Suasta sebelumnya ikut terseret arus setelah ikut berusaha menyelamatkan korban pertama, Nur Aisyah. Tim SAR Gabungan telah melakukan upaya pencarian dan pertolongan sejak pukul 06.00 Wita pagi. Koordinator Unit Siaga SAR Basarnas di Nusa Penida, I Putu Cakra Negara menerangkan sesuai rencana Operasi Pencarian dan Pertolongan hari ini, Basarnas mengerahkan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB). “Sorti pertama, kami mengerahkan satu unit RIB bergerak dari sampalan menuju lokasi kejadian, kemudian menyisir lokasi selama 3 jam, hasilnya masih nihil,” imbuhnya.

Baca juga:  Soal Pengeroyokan Hingga Tewas Cuma Dituntut 8 Bulan, Ini Kata JPU

Setelah pencarian pada sorti kedua berlangsung selama 30 menit, korban akhirnya ditemukan dalam posisi mengapung arah barat lokasi kejadian. “Saat ditemukan korban sudah tidak mengenakan pakaian, jaraknya mencapai 0.20 Nm dari bibir pantai, korban kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Banjar Nyuh dan dibawa menuju Rumah Sakit Pratama, Nusa Penida menggunakan ambulans,” tutupnya.

Disisi lain Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, Gede Darmada, S.E.,M.AP. memberikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam kegiatan Operasi Pencarian dan Pertolongan yang telah dilaksanakan di Nusa Penida. Dirinya mengharapkan agar kerjasama yang telah terjalain selama ini dapat lebih ditingkatkan guna memberikan pelayanan SAR yang lebih baik kepada masyarakat.

Baca juga:  Air Terjun Tegenungan Kembali Telan Korban, Pengunjung Asal Flores Tewas Tenggelam

Selain upaya dari Tim SAR, warga juga ada yang menempuh jalur niskala dengan membunyikan Gong Bale Ganjur. Sehingga, pencarian akhirnya membuahkan hasil.

Korban Putu Suasta meninggalkan satu anak yang duduk di Kelas VI SD. Banyak pihak menyesalkan kejadian ini.

Saat ini jenazahnya sudah dievakuasi ke RS Gema Santi. Selanjutnya, rencananya almarhum akan menjalani proses pengabenan dua hari pasca ditemukan meninggal.

Baca juga:  Belasan Duktang Tanpa KTP Dijaring Petugas di Gilimanuk

Sebelumnya diberitakan, Putu Suasta merupakan Pemandu (Guide) Nur Aisyah Putri Sari yang juga merupakan korban terseret arus di Pantai Klingking Nusa Penida. Beberapa unsur SAR yang terlibat dalam kegiatan Operasi Pencarian dan Pertolongan, di antaranya Basarnas Unit Siaga Nusa Penida, Polsek Nusa Penida, BPBD Nusa Penida Kabupaten Klungkung, Koramil Nusa Penida dan masyarakat setempat. (Bagiarta/balipost)

BAGIKAN