Camat Kerambitan dan Perbekel Samsam saat meninjau posko pengungsian di kantor desa setempat, pasca ditinggal pulang kampung warga Karangasem. (BP/ist)
TABANAN, BALIPOST.com – Peningkatan status Gunung Agung dari siaga ke awas serta terjadinya erupsi dan hujan abu yang terjadi belakangan ini rupanya tidak serta merta membuat para pengungsi kembali balik ke posko pengungsian di kabupaten Tabanan. Seperti diketahui, ribuan warga Kabupaten Karangasem sebelumnya juga memilih mengungsi ke sejumlah titik di kabupaten Tabanan, dan terbanyak di kecamatan Baturiti.

Dua kecamatan yang awalnya menjadi lokasi pengungsian, yakni Kerambitan dan Tabanan, masih kosong setelah ditinggal pulang kampung oleh pengungsi. Meski belum ada pengungsi kembali datang, tiap-tiap kecamatan saat ini kembali melakukan penyisiran untuk mendapatkan data terbaru terkait ada tidaknya pengungsi yang kembali datang.

“Sementara nihil, dan kami sudah siap bahkan dulu perbekel Samsam menyampaikan kepada pengungsi jika semeton pengungsi balik lagi kita siap, logistik juga masih aman,” beber Camat Kerambitan, I Gede Sukanada, Senin (27/11).

Lanjut dikatakannya, pengungsi sebelumnya juga kerap datang kembali karena sebagian dari mereka memang sudah mendapatkan pekerjaan sebagai buruh. “Jadi ada yang memang datang meburuh, tetapi untuk tinggalnya kami tidak tahu, meski sudah kami siapkan posko,” ucapnya.

Baca juga:  Hingga 2 Desember, Ternak yang Diungsikan Capai 10.235 Ekor

Kondisi serupa juga terjadi di wilayah kota Tabanan. Camat Tabanan, I Putu Arya Suta mengatakan pihaknya masih turun ke lapangan bersama perbekel melakukan penyisiran adanya warga Karangasem yang kembali datang. “Masih kita cek dengan perbekel, karena peningkatan status ini kan baru diumumkan tadi pagi, kemungkinan nanti malam atau besok akan datang, kita lihat seminggu kedepan dulu,” ucapnya.

Jika di dua kecamatan tersebut, belum kembali didatangi pengungsi, di kecamatan Selemadeg Timur menurut laporan Camat Seltim, Gusti Putu Ngurah Darma Utama mengatakan ada dua pengungsi yang kembali datang ke posko yang disiapkannya. “Ada dua datang hari jumat kemarin, dan sudah ada diposko pengungsi rumah penduduk yang kita pinjam,” ucapnya.

Berdasarkan data dari BPBD Tabanan, pengungsi yang masih tinggal di Tabanan per Senin (20/11) berjumlah 766. Tersebar di Selemadeg 35 jiwa, Penebel 39 jiwa, Marga, 116 jiwa, Tabanan 68 jiwa, Selemadeg Barat 86 jiwa, Baturiti 341 jiwa, dan Pupuan 79 jiwa. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.