Tim BPBD Tabanan saat mengevakuasi pohon tumbang akibat hujan deras di wilayah Tabanan.(BP/istimewa)

TABANAN, BALIPOST.com – Mengantisipasi potensi bencana akibat cuaca ekstrem pada awal November 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan telah melakukan mitigasi bencana. Tak hanya itu, juga menyiapkan layanan emergency call sebagai langkah cepat untuk membantu masyarakat saat terjadi keadaan darurat.

Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, mengatakan pihaknya telah mengaktifkan nomor darurat 0361-811171 serta layanan WhatsApp di 0838-4856-8111 agar masyarakat dapat dengan mudah melapor ketika terjadi bencana seperti banjir, pohon tumbang, atau tanah longsor.

Baca juga:  Cuaca Ekstrem Melanda, BPBD Bali Justru Kekurangan Personel Hampir 50 Orang

“Layanan ini kami siapkan agar masyarakat bisa langsung menghubungi petugas BPBD tanpa harus menunggu lama. Tim Reaksi Cepat (TRC) juga sudah kami siagakan selama 24 jam untuk merespons laporan yang masuk,” ujarnya, Rabu (5/11).

Ia mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan pada saat hujan deras atau angin kencang. “Hindari berteduh di bawah pohon, baliho, atau bangunan yang rapuh. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Baca juga:  Postingan Ancam Orang Bali Kembali Viral, Orangtua Pelaku Sebut Gangguan Jiwa

Sementara itu, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, sebelumnya pernah menyampaikan bahwa seluruh jajaran pemerintah daerah telah diminta siaga penuh dalam menghadapi potensi bencana akibat curah hujan tinggi.

“Cuaca ekstrem perlu kita hadapi dengan kesiapsiagaan. Kami minta masyarakat tetap waspada dan segera berkoordinasi dengan BPBD bila terjadi hal-hal yang membahayakan,” ujar Bupati Sanjaya.

Berdasarkan data Dasarian Pertama November 2025 dari BMKG Wilayah III, beberapa kecamatan di Tabanan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat. Kecamatan Kediri, Marga, Selemadeg, Selemadeg Barat, dan Selemadeg Timur berada pada status Siaga, sementara Baturiti, Kerambitan, Penebel, Pupuan, dan Tabanan masuk kategori Awas.

Baca juga:  Ada Penambahan Warna Hitam di PeduliLindungi, Ini Kategorinya

BPBD Tabanan juga memastikan seluruh peralatan tanggap darurat seperti kendaraan evakuasi, alat pemotong pohon, dan perlengkapan penyelamatan telah disiagakan di pos induk serta pos pembantu di wilayah rawan bencana.(Puspawati/balipost)

BAGIKAN