Foto Dokumen - Warga korban banjir menjalani rehabilitasi psikologi dari tim kesehatan Polda Bali di pos pengungsian Banjar Dakdakan, Peguyangan, Denpasar. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Para pengungsi korban banjir di Denpasar tak lagi menempati posko pengungsian. Mereka ada yang kembali ke rumah masing-masing dan ada yang dicarikan pemondokan, terutama di Kelurahan Ubung, Denpasar.

Lurah Ubung, Dwi Karyna Paramita, Rabu (15/9) mengatakan, saat ini jumlah pengungsi sebanyak 13 orang dewasa dan 1 orang balita dan telah disewakan tempat tinggal di Hotel Diana I, Jalan Pidada VII. Di sana mereka tinggal sebulan. Para pengungsi disewakan 10 kamar dengan biaya Rp800.000/kamar. Pembiayaan bersumber dari Dinas Sosial Kota Denpasar.

Baca juga:  Tingkatkan Standar Keamanan Sistem Informasi, Bank BPD Bali Terima Sertifikat ISO/IEC 27001:2013

Kepala Dinas Sosial Denpasar, IGA Laxmy Saraswaty mengatakan, satu kamar cukup luas untuk ditempati beberapa orang. Menurutnya, dipilihnya hotel karena para pengungsi tidak mendapat pemondokan (kost- kostan) di sekitar sana sehingga menyewa  kamar hotel untuk satu bulan. “Karena kamarnya cukup besar jadi dibagi-bagi,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Perbekel Kesiman, Kertalangu, Denpasar, I Made Suena juga mengatakan bahwa warga pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing sejak hari minggu. (Citta Maya/balipost)

Baca juga:  Diterjang Banjir, Pagar Batako di SD Negeri 9 Penyaringan Ambrol
BAGIKAN