Pemkab Klungkung menggelar Gebyar PAUD untuk mendukung pengembangan kreativitas dan karakter. (BP/ist)
SEMARAPURA, BALIPOST.com – Ratusan anak meramaikan berbagai perlombaan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Klungkung 2017 yang berlangsung di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya dan Lapangan Puputan Klungkung, Selasa (17/10) kemarin. Kegiatan ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kreativitas dan membentuk generasi yang berkarakter.

Raut ceria nampak diwajah anak-anak. Mereka antusias mengikuti berbagai lomba, aeperti jepit bola, memindahkan dan menyusun balok kayu, pingerfainting, melipat kertas, lomba permainan anak ciptaan guru dan jalan sehat ceria. Acara yang mengusung tema “Melalui Gebyar PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung Mari Kita Kembangkan Kreatifitas, Inovasi dan Pendidikan Karakter Melalui Klungkung Mengajar Dengan Spirit Gema Santi” ini disaksikan langsung Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta dan Bunda PAUD Kabupaten Klungkung, Ayu Suwirta.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung, Dewa Gede Darmawan menyampaikan dalam rangka meningkatkan inovasi dan kreatifitas terutama mengembangkan pendidikan karakter, acara ini menjadi salah satu langkah strategis. Melalui ini juga, anak-anak dan guru diberikan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi. “Melalui kegiatan ini dapat memotivasi anak dan guru dalam mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Baca juga:  Berdayakan Beras Lokal, Bupati Suwirta Minta BUMDes Terlibat

Menurut Dewa Darmawan, pendidikan karakter ditingkat PAUD digunakan sebagai persiapan pendidikan intelektual dijenjang yang lebih tinggi. “Pendidikan karakter ini dasar awal pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM),” sebutnya.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengungkapkan selain melalui acara ini, pengembangan kreativitas pada anak juga tak lepas dari peran tenaga pendidik. Seluruhnya harus mampu memberikan motivasi. “Peningkatan kualitas tenaga pendidik juga terus menjadi perhatian kami,” tegasnya.

Bupati asal Nusa Ceningan ini juga menyampaikan guna meningkatkan kualitas pendidikan di desa-desa, Pemkab juga menargetkan setiap desa ada satu sekolah TK negeri. Jika program dapat trealisasi pada 2018, diharapkan kedepan tidak ada lagi anak-anak di desa yang tidak masuk TK. “Kajiannya sedang berlangsung tahun ini. Semoga bisa terealisasi dengan baik di 2018 mendatang,” ujarnya. (adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.