DENPASAR, BALIPOST.com – Pelaku industri pariwisata dalam membangun suatu destinasi harus memperhatikan keamanan dan pengamanan. Dalam hal ini, pengamanan destinasi wisata hendaknya melibatkan TNI dan kepolisian sehingga wisatawan merasa aman dan nyaman saat melakukan aktivitas di destinasi tersebut.

Menurut Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak, pihaknya bersama pelaku industri pariwisata berupaya bersama-sama menjaga keamanan wilayah Bali. Ia mengatakan Bali saat ini bukanlah merupakan bagian dari negara Indonesia saja, tapi menjadi tujuan negara-negara lain yang harus selalu dijaga keamanannya.

Diharapkan melalui pengamanan ini, Bali selalu siap dalam menerima kunjungan tamu dari negara mana pun. Salah satunya, kawasan ITDC Nusa Dua yang kerap dijadikan tempat berbagai kegiatan bertaraf internasional, baik MICE maupun sport tourism.

Baca juga:  Pelaku Pariwisata Tuding Pemerintah Abaikan Amed 

Ia mengharapkan pengelola kawasan ini memperhatikan keamanan dan pengamanan dengan melibatkan TNI dan kepolisian. Upaya ini, diutarakannya, akan membuat wisatawan dan tamu kenegaraan merasa aman dan nyaman saat berada di Bali.

Sementara itu, Edwin Darmasetyawan selaku pihak pengembang Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Nusa Dua mengatakan pihaknya dalam membangun suatu destinasi pariwisata tentunya bekerjasama dengan seluruh aparat pemerintah, termasuk TNI dan Polri. Diakui, keberhasilan pengembangan destinasi pariwisata dipengaruhi oleh cara penerimaan terhadap masuknya keragaman itu sendiri dan Nusa Dua dinilainya telah mencerminkan semua hal itu. (kmb/balitv)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.