Jatiluwih
Suasana di Jatiluwih. (BP/dok)
TABANAN, BALIPOST.com – Untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok yang kerap mengalami kenaikan harga di saat stoknya sedang turun dilakukan berbagai program oleh pemerintah. Salah satunya adalah program hortikultura berupa subsidi benih, alat dan pupuk untuk tanaman hortikultura yang kerap mengalami fluktuasi harga seperti bawang merah, bawang putih dan cabai.

Untuk 2017 sendiri, Tabanan mendapatkan program ini seluas 90 hektar dimana 50 hektar untuk penanaman cabai dan 40 hektar untuk bawang merah. Sayangnya, di tahun ini Tabanan tidak mendapatkan bantuan program hortikultura untuk bawang putih.

Kepala Dinas, I Nyoman Budana, Rabu (28/6), mengatakan program hortikultura 2015. Tantangan yang dihadapi untuk keberhasilan program ini adalah kesuksesan panen yang masih kecil akibat ditanam melawan musim. “Tujuan program ini adalaah untuk memenuhi kebutuhan cabai maupun bawang dimusim-musim dimana petani tidak melakukan penanaman karena cuaca. Akibat melawan musim, tingkat keberhasilannya cukup kecil,” jelas Budana.

Selama rentang dua tahun diakuinya petani yang mendapatkan bantuan program ini, ada yang mengalami gagal panen tetapi ada juga yang berhasil. Untuk meningkatkan keberhasilan panen sesuai dengan permintaan pemerintah pusat, menurut Budana waktu tanam akan sedikit digeser mendekati waktu tanam yang seharusnya.

Baca juga:  Langkah Pemkab Tabanan Sediakan Perpustakaan Keliling Diminati Anak Pengungsian

Karenanya direncanakan waktu tanam program hortikultura akan dijadwalkan mulai bulan Juli ini yang biasanya dijadwalkan bulan Agustus. Adapun sasaran daerah untuk penamanan cabai dan bawang merah adalah daerah Penebel dan Baturiti.

Mengenai keberhasilan panen program hortikultura khususnya bawang merah per hektarnya mencapai 5,3 ton. ‘’Kalau mengikuti waktu tanam potensinya harusnya delapan ton per hektar untuk bawang merah. Tetapi karena petani melawan musim, potensinya hanya 5,3 ton per hektar,’’ jelas Budana.

Mengenai keberhasilan program hortikultura sendiri, menurut Budana, sudah mulai terlihat efeknya. Dimana harga cabai, bawang merah dan bawang putih saat ini meski mengalami kenaikan namun tidak terlalu signifikan.

Diharapkan jika program hortikultura terus berlanjut dan berhasil dilakukan oleh petani, harga cabai, bawang merah maupun bawang putih dipastikan akan terus stabil. (Wira Sanjiwani/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.