Mabes Polri melakukan sidak di Pelabuhan Ketapang untuk melihat kondisi jalur mudik Ketapang-Gilimanuk. (BP/udi)
BANYUWANGI, BALIPOST.com – Jalur penyeberangan Ketapang – Gilimanuk yang padat, rawan pengacau, mendapat atensi khusus dari Mabes Polri. Selama arus mudik, aktivitas pelayaran di Selat Bali ini akan dipantau langsung dari Jakarta.

Terkait pengamanan ini, Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Unggung Cahyono menggelar sidak di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Selasa (6/6). Jenderal bintang dua ini melihat langsung pelayanan penyeberangan di Ketapang. Mulai persiapan pintu masuk penumpang hingga strategi puncak arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk. “Ini (Ketapang – Gilimanuk) masuk pelabuhan tersibuk kedua di Indonesia saat arus mudik. Kami ingin memastikan keamanan dan kesiapan layanan mudik,” kata Irjen Unggung.

Selain Pelabuhan Ketapang, sidak juga menyasar Pelabuhan Tanjungwangi, pelabuhan yang melayani layanan penyeberangan antar pulau di Indonesia. “Intinya, kami ingin memastikan pelabuhan benar-benar siap melayani pemudik, termasuk keamanannya,” tegas Irjen Unggung.

Baca juga:  Moratorium Kapal Ketapang-Gilimanuk Harus Dilakukan

Selama sidak, ikut hadir Kapolres Banyuwangi AKBP Agus Yulianto, Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Utomo dan Dirlantas Polda Bali Kombes AA Made Sudana. Dari Mabes Polri ikut turun diantaranya Kabag Binops Sops Brigjen Imam Sugianto dan Kakorps Sabhara Baharkam Polri Irjen Umar Saptono.

General Manager PT Indonesia Ferry Ketapang – Gilimanuk Elvi Yosa menegaskan pihaknya sudah menyiapkan berbagai skenario untuk mengantisipasi antrean selama arus mudik. Selain menambah jumlah trip saat arus padat, seluruh dermaga siap dioperasikan selama arus mudik. “Kita juga bekerjasama dengan Pemkab dan Polres Jembrana untuk antisipasi antrean pemudik dari Bali,” tegasnya. (Budi Wiriyanto/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.