koper
Koper Berisi Puluhan Reptil Diamankan Petugas Avsec.(BP/edi)
MANGUPURA, BALIPOST.com – Petugas Aviation Security (Avsec) Angkasa Pura I, Bandara Ngurah Rai, Senin (22/5) lalu berhasil mengamankan sebuah koper warna hitam yang berisi berbagai binatang reptil termasuk ular. Koper yang diamankan di terminal keberangkatan Internasional ini, sebelumnya dibawa oleh penumpang Mohamed Farook Thameem asal India yang akan berangkat menuju Kualalumpur.

Communication & Legal Section Head Arie Ahsanurrohim menuturkan, awalnya penumpang bernama Mohamed Farook Thameem memasuki SCP 1 untuk X-ray bagasi. Setelah melalui X-ray, petugas operator mencurigai sebuah koper warna hitam. “Karena dalam koper terpantau ada benda mencurigakan, maka barang tersebut dilakukan pemeriksaan secara manual oleh petugas yang berwenang dari Karantina,” ujarnya.

Dijelaskan Arie, saat melakukan pengecekan, pemilik koper tersebut lolos dari pengawasan petugas. Setelah dicari ternyata yang bersangkutan sudah terbang dengan pesawat MH.850 tujuan Denpasar-Kualalumpur.

Untuk selanjutnya, lanjur Arie, bertempat di Posko Avsec keberangkatan internasional Bandara Ngurah Rai, petugas AVSEC atas nama I Gusti putu Mertha, menyerahkan barang bukti berupa 1 buah koper warna hitam yang berisi 21 buah box yang didalamnya terdapat reptil, kepada pihak Karantina pertanian. “Selanjutnya barang bukti tersebut dibawa ke kantor Karantina Pertanian Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk dilakukan penghitungan,” tambahnya.

Baca juga:  Istri Mang Jangol Ditangkap

Setelah dilakukan penghitungan, didapat sebanyak 21 box dengan jumlah 39 ekor reptil. Diantaranya, 8 ekor ular anakonda, 6 ekor Biawak, 7 ekor Phiton Albino, 3 ekor phiton Ritic Dipong, 6 ekor Phiton reculatuse dan 9 ekor Kadal Afika safanah. Sampai saat ini barang bukti masih berada di kantor karantina Bandara I Gusti Ngurah Rai, untuk penanganan lebih lanjut.

Menurutnya, modus pelaku belum diketahui, apakah sengaja menyelundupkan atau memang ada pesanan. Untuk itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak balai Karantina Hewan dan Pertanian. (yudi kurnaedi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.