Pemain Portugal Cristiano Ronaldo berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Kroasia pada pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Toronto, do Toronto Kadana, Kamis (2/7) waktu setempat. (BP/Dok. FIFA.com)

JAKARTA, BALIPOST.com – Era Cristiano Ronaldo bersama tim nasional Portugal segera berakhir. Megabintang berusia 41 tahun itu mengumumkan keputusan pensiun dari sepak bola internasional setelah jeda pertandingan November 2026.

Keputusan tersebut sekaligus menutup perjalanan panjangnya selama 23 tahun bersama Selecao das Quinas. Ronaldo menyampaikan kabar perpisahan itu melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Kamis (5/11).

Dalam pesan emosionalnya, kapten Portugal tersebut mengaku sudah waktunya menyerahkan tongkat estafet kepada generasi berikutnya, termasuk seragam ikonik bernomor punggung tujuh yang selama ini melekat dengannya.

“Hari ini tiba saatnya untuk mengembalikan seragam dan ban kapten tim nasional yang menjadi milik kita semua. Selama 23 tahun, saya mendapat kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk mengenakannya, membelanya, dan membawanya ke berbagai stadion di seluruh dunia. Namun, sekarang saatnya menyerahkannya kepada generasi berikutnya,” ujar Ronaldo, dilansir dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  'Why didn't you play?' S. Korean fan flies to Sweden to harangue Ronaldo

Perjalanan Ronaldo bersama Portugal dimulai pada Agustus 2003. Selama lebih dari dua dekade, ia mencatatkan 234 penampilan dan 146 gol. Torehan tersebut menjadikannya pemain dengan jumlah penampilan dan gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola putra di level tim nasional.

Kontribusinya juga mengantarkan Portugal meraih sejumlah gelar bergengsi. Ronaldo menjadi bagian penting saat Portugal menjuarai Piala Eropa 2016, kemudian mengangkat trofi UEFA Nations League pada 2019 dan 2025. Ia juga mencatatkan sejarah dengan tampil dalam enam edisi Piala Dunia dan selalu mampu mencetak gol di setiap turnamen tersebut.

Baca juga:  Ini Dia, Juara Turnamen Honda ADV150 Futsal Cup 2019

Pada Piala Dunia 2026, Ronaldo masih mampu menyumbangkan tiga gol sebelum langkah Portugal terhenti di babak 16 besar. Meski demikian, perjalanan internasionalnya tidak selalu berjalan mulus. Ia sempat berselisih dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus, terkait kesempatan bermain dalam pertandingan UEFA Nations League.

Ronaldo bahkan meninggalkan pemusatan latihan tim nasional pada akhir September 2026. Federasi Sepak Bola Portugal kemudian menjatuhkan sanksi larangan bermain selama 30 hari serta denda 255 euro pada Oktober.

Namun, dalam pesan perpisahannya, Ronaldo memilih mengenang perjalanan panjang bersama negaranya. Baginya, kebanggaan membela Portugal tidak hanya diukur dari jumlah gol, trofi, maupun rekor yang berhasil diukir.

Baca juga:  Shantisena Ashram Gandhi Puri dan Didik Nini Thowok Tampil di International Dance Festival 2022

“Gol akan datang dan pergi, trofi pada akhirnya akan berakhir di museum, dan rekor suatu saat akan dipecahkan. Namun, ada sesuatu yang tidak akan pernah bisa dihapus oleh waktu, yaitu tempat yang kita miliki di hati orang-orang,” tuturnya.

Pemenang lima penghargaan Ballon d’Or itu juga menyampaikan terima kasih kepada rekan setim, pelatih, staf tim nasional, keluarga, serta masyarakat Portugal yang selalu memberikan dukungan.

Meski mengakhiri pengabdiannya di tim nasional, Ronaldo menegaskan Portugal akan selalu menjadi bagian dari hidupnya. Sebuah perjalanan panjang yang meninggalkan warisan besar bagi sepak bola negaranya. (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN