Suporter tim nasional Argentina merayakan kelolosan negaranya ke final Piala Dunia 2026 dengan membentangkan foto dua pesepak bola besar negara mereka, Diego Maradona dan Lionel Messi, di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Rabu (15/7). (BP/Antara)

JAKARTA, BALIPOST.com – Euforia keberhasilan Argentina melangkah ke final Piala Dunia 2026 tak hanya diwarnai selebrasi kemenangan. Ribuan suporter Tim Tango juga kompak menyuarakan satu harapan besar kepada sang kapten, Lionel Messi: jangan gantung sepatu dari tim nasional setelah turnamen ini berakhir.

Messi kembali menjadi sosok sentral saat Argentina menundukkan Inggris 2-1 pada laga semifinal di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Rabu (16/7). Meski tak mencetak gol, megabintang berusia 39 tahun itu menyumbang dua assist yang membawa Argentina membalikkan keadaan dan mengamankan tiket ke partai puncak.

Penampilan impresif tersebut membuat para pendukung yakin Messi masih layak menjadi andalan Albiceleste, bahkan hingga Piala Dunia berikutnya.

“Jangan pensiun, tetaplah bermain,” ujar suporter Argentina, Demian, usai pertandingan, dilansir dari Kantor Berita Antara.

Baca juga:  Posisi Kepala Dinas Kosong, Tabanan akan Lelang Jabatan

Menurut Demian, kondisi fisik Messi masih luar biasa meski usianya hampir menginjak empat dekade.

“Dia bermain seperti masih berumur 25 tahun. Itu gila. Saya rasa dia masih mampu bermain di Piala Dunia berikutnya,” katanya.

Harapan serupa juga disampaikan Mariano. Baginya, Messi tetap merupakan sosok yang mampu membawa Argentina kembali meraih kejayaan.

“Dia adalah pemain hebat yang bisa membawa kami juara lagi,” ucap Mariano.

Sementara itu, suporter lainnya, Feli, menyebut Messi sebagai pemain terbaik sepanjang masa. Meski menyadari setiap pesepak bola akan tiba pada masa pensiun, ia menegaskan cinta masyarakat Argentina kepada sang legenda tidak akan pernah pudar.

Baca juga:  Bali Jadi Tuan Rumah Kejurnas Barongsai 2025, 18 Provinsi Berpartisipasi

“Apa pun yang terjadi, dia tetap yang terbaik. Kami mencintainya dengan sepenuh hati,” tutur Feli.

Di atas lapangan, Messi kembali membuktikan kelasnya. Saat Argentina sempat tertinggal lewat gol Anthony Gordon pada menit ke-55, sang kapten menjadi motor kebangkitan dengan dua umpan matang yang diselesaikan Enzo Fernández pada menit ke-85 dan Lautaro Martínez pada masa injury time (90+2′).

Dua assist tersebut membuat Messi kini memimpin daftar pemberi assist terbanyak di Piala Dunia 2026 dengan empat assist. Catatan itu sekaligus memperkokoh rekornya sebagai pencetak assist terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 12 assist.

Tak hanya piawai menciptakan peluang, Messi juga masih menjadi mesin gol Argentina. Delapan gol yang telah dibukukannya menempatkannya di puncak daftar pencetak gol Piala Dunia 2026, sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain paling produktif dalam sejarah turnamen dengan total 21 gol di putaran final Piala Dunia.

Baca juga:  Tim Merah Putih Dipaksa Mundur Dari All England 2021

Kini, Messi hanya berjarak satu pertandingan dari peluang mengantar Argentina mempertahankan mahkota juara dunia. Tim Tango akan menghadapi Spanyol pada partai final yang digelar di Stadion New York New Jersey, Minggu (19/7) waktu setempat.

Laga tersebut berpotensi menjadi penampilan terakhir Messi bersama Argentina di panggung Piala Dunia. Namun, melihat performanya yang masih memukau dan besarnya harapan publik Argentina, satu suara terus bergema dari tribun suporter: “Jangan pensiun dulu, Leo.” (Suka Adnyana/balipost)

BAGIKAN