Warga bersama petugas BKSDA membersihkan sampah di Hutan Suter, Bangli. (BP/Istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Kawasan hutan Suter di jalur Besakih–Kintamani, dijadikan tempat pembuangan sampah (TPS) liar oleh oknum tidak bertanggung jawab. Tumpukan sampah yang dibuang di tepi jalan kawasan hutan tersebut diduga diangkut menggunakan truk pada malam hari.

Warga menduga sampah tersebut berasal dari luar Kabupaten Bangli. Dugaan asal sampah tersebut menguat setelah Pokdarwis Abang Erawang, BKSDA, dan komunitas motocross menemukan adanya beberapa sampah berupa kertas nota, surat dan foto yang berisi identitas lokasi saat melakukan aksi pembersihan, Jumat (23/10).

Baca juga:  Saber Pungli Sosialisasi ke Polres Klungkung

“Kami tidak sengaja menemukan foto anak TK pada tumpukan sampah, yang keberadaan TK-nya berada di daerah Kuta. ada juga nota laundry juga beralamatkan di Badung, serta berkas surat kontrak kerja karyawan hotel di Badung,” ungkap Ketua Pokdarwis Abang Erawang, Nengah Suratnata.

Selain itu, pada tumpukan sampah itu juga ditemukan limbah batok kelapa utuh yang jelas bukan berasal dari tiga desa di kawasan Abang Erawang.

Baca juga:  Harga Jeruk Kintamani Mulai Membaik

Ia menduga, truk pembawa sampah dari luar Bangli tersebut sengaja membuang muatannya di kawasan hutan Suter karena ditolak masuk ke TPA Landih. TPA Landih sendiri memberlakukan aturan yang hanya menerima sampah dari wilayah Kabupaten Bangli.

Suratnata mengatakan dugaan pembuangan sampah ilegal ini telah dilaporkan kepada Polsek Kintamani dan Bhabinkamtibmas setempat untuk ditindaklanjuti. Pihaknya sudah mengamankan beberapa sampah seperti foto anak TK dan kertas nota tersebut untuk dijadikan sebagai barang bukti. “Supaya nanti ada efek jera bagi pelaku,” ujarnya.

Baca juga:  Longsor Bukit Abang, Akses Jalan Menuju Tiga Desa Sudah Bisa Dilalui

Selain melapor ke polisi, warga juga berencana memeriksa rekaman CCTV di sepanjang jalur Suter guna mengidentifikasi kendaraan mencurigakan yang melintas pada saat kejadian.

Suratnata menambahkan dari kegiatan bersih-bersih kemarin, sebanyak tiga truk sampah dari dua titik lokasi kini telah dibawa ke TPA Landih. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN