Angkutan siswa di Tabanan juga terkena imbas kelangkaan BBM. (BP/bit)

SINGASANA, BALIPOST.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) mulai berdampak pada operasional angkutan siswa di Kabupaten Tabanan. Hingga Selasa (13/10), dua armada angkutan siswa di SMPN 1 Selemadeg Timur dan SMPN 1 Kediri dilaporkan kehabisan bahan bakar. Namun, kondisi tersebut telah ditangani dengan memindahkan siswa ke kendaraan lain sehingga pelayanan tetap berjalan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan, I Putu Dian Setiawan, mengatakan secara umum operasional angkutan siswa masih aman dan terkendali. Sebagian besar kendaraan masih memiliki persediaan BBM untuk melayani kebutuhan transportasi siswa. “Secara umum, pelayanan angkutan siswa masih berjalan aman. Dua kendaraan yang kehabisan BBM sudah ditangani dengan memindahkan siswa ke kendaraan lain,” jelasnya.

Baca juga:  Jika Lahar Dingin Gunung Agung Menerjang, Puskesmas Dawan II Pilih Tutup Layanan

Dian mengatakan, para pramudi saat ini masih berupaya mencari BBM yang tersedia agar operasional angkutan siswa tidak terganggu. Pihaknya juga berharap pasokan BBM segera kembali normal sehingga pelayanan transportasi pelajar tidak sampai terganggu. Di Kabupaten Tabanan, jumlah angkutan siswa tercatat sebanyak 244 unit. Kelangkaan BBM tentunya juga menjadi perhatian lantaran mobilitas siswa sangat dibutuhkan khususnya yang tinggal di wilayah pedesaan.

Baca juga:  Bupati Giri Prasta Sambut Kedatangan Presiden Jokowi di Kuta Selatan

Meski demikian, angkutan siswa di pedesaan yang menggunakan angkutan desa berbahan bakar solar masih beroperasi dengan aman. “Kalau untuk di wilayah pedesaan, sampai Selasa, belum ada laporan gangguan berarti pada layanan tersebut,” jelasnya.

Dishub Tabanan berharap Pertamina segera merespons kondisi kelangkaan BBM dan memulihkan kelancaran pasokan. Dengan demikian, operasional angkutan siswa dapat terus berjalan dan kebutuhan transportasi pelajar tetap terlayani.(Puspawati/balipost)

Baca juga:  PUPR Gianyar Kebut Pengerjaan Pengaspalan Jalan di Kawasan Uma Dawa-Gepokan

 

BAGIKAN