Dishub Badung menyiapkan pemasangan 2.365 titik lampu penerangan jalan baru di enam kecamatan hingga akhir 2026. Kuta Selatan mendapat porsi terbesar.(BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Malam hari di sejumlah wilayah Kabupaten Badung bakal semakin terang. Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Badung menyiapkan pemasangan 2.365 titik lampu penerangan jalan (LPJ) baru yang tersebar di enam kecamatan hingga akhir 2026. Penambahan tersebut menyasar kawasan yang selama ini masih minim penerangan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kenyamanan sekaligus keamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.

Kepala Dishub Badung Anak Agung Gde Rahmadi mengatakan kebutuhan penerangan jalan di wilayah Badung masih cukup besar. Dari total kebutuhan yang mencapai lebih dari 40 ribu titik, sekitar 25 ribu titik saat ini telah terpasang. “Penambahan lampu tersebut menyasar wilayah yang masih minim penerangan. Dari total kebutuhan LPJ di Badung yang mencapai lebih dari 40 ribu titik, saat ini sekitar 25 ribu titik telah terpasang”, ujar Kepala Dishub Badung Anak Agung Gde Rahmadi, Selasa (6/10).

Baca juga:  Tuntut Perbaikan Jalan, Pemuda Selanbawak Gelar Aksi Telanjang Dada

Dengan kondisi tersebut, masih terdapat sekitar 15 ribu titik yang menjadi kebutuhan penerangan jalan di wilayah Gumi Keris. “Karena itu, pemasangan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas”, katanya.

Dari 2.365 titik LPJ baru yang disiapkan tahun ini, Kuta Selatan mendapat porsi terbesar. Kecamatan tersebut memperoleh 1.179 titik lampu. Kemudian Mengwi sebanyak 420 titik, Abiansemal 218 titik, Kuta Utara 215 titik, Kuta 177 titik, dan Petang sebanyak 156 titik. Pembagian tersebut disesuaikan dengan kebutuhan penerangan masing-masing wilayah. Dishub Badung juga memastikan program penambahan LPJ tahun 2026 sudah memasuki tahap pelaksanaan.

Baca juga:  5 Berita Koran Bali Post Terbit Hari Ini, Senin 20 Oktober 2025

Agung Rahmadi mengungkapkan proses lelang pengadaan dan pemasangan lampu telah rampung. Pemenang tender juga sudah ditetapkan sehingga pekerjaan dapat dilanjutkan sesuai pembagian kebutuhan di masing-masing kecamatan. “Sudah berproses dan sudah ada pemenang tendernya. Jadi dibagi sesuai kebutuhan wilayah,” terangnya.

Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkab Badung sebelumnya menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp21,5 miliar dalam Tahun Anggaran 2026. Setelah proses lelang selesai, nilai kontrak mengalami penyesuaian. “Setelah melalui proses lelang, nilai kontraknya ditetapkan sekitar Rp 16 miliar,” imbuhnya.

Baca juga:  Sudah Rampung Direvitalisasi, Dishub Masih Manfaatkan Dermaga Darurat

Agung menegaskan pekerjaan tahun ini tidak diarahkan untuk mengganti seluruh lampu jalan yang sudah terpasang. Fokus utama program adalah menambah titik penerangan baru di kawasan yang membutuhkan sekaligus memperbaiki tiang LPJ yang mengalami kerusakan. “Ini penambahan titik lampu dan rehabilitasi tiang yang rusak,” tegasnya.

Dengan tambahan 2.365 titik tersebut, jumlah LPJ di Kabupaten Badung akan terus bertambah secara bertahap. Pemerintah berharap penerangan yang semakin merata dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan, khususnya pada malam hari. “Program ini sebagai upaya Badung memperluas jangkauan layanan penerangan jalan dengan mengutamakan wilayah yang masih memiliki kekurangan LPJ,” pungkasnya. (Parwata/balipost)

 

BAGIKAN