Bupati Buleleng saat meninjau Jalan Pattimura yang rusak.(BP/yud)

SINGARAJA, BAOIPOST.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan di kawasan padat penduduk Kota Singaraja. Salah satunya Jalan Pattimura di wilayah Kampung Bugis yang mendapat penanganan khusus karena kerap dilintasi kendaraan berat.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat meninjau lokasi, Kamis (17/9), mengatakan perbaikan jalan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus menangani persoalan saluran air yang selama ini kerap memicu genangan atau banjir.

Baca juga:  Sebelum Buka Pariwisata, Pemprov akan Lakukan Ini

“Kalau di Pattimura ini beban jalannya cukup tinggi karena sering dilalui kendaraan-kendaraan berat,” kata Sutjidra.

Menurut dia, kondisi tersebut membuat penanganan Jalan Pattimura tidak bisa disamakan dengan ruas jalan lainnya. Pemkab Buleleng menyiapkan konstruksi yang lebih kuat, termasuk memperhitungkan ketebalan lapisan aspal agar mampu menahan beban kendaraan berat. Jalan tersebut juga dilengkapi penanganan saluran air untuk mengatasi persoalan genangan yang terjadi di kawasan tersebut.

Baca juga:  Angkat Berat Resmi Dipertadingkan di Porprov

Selain Jalan Pattimura, perbaikan dilakukan di Jalan Kakak Tua, Kelurahan Kaliuntu. “Jadi ada perlakuan khusus. Konstruksinya beda, kemudian penanganan masalah salurannya juga beda. Ketebalan aspal juga di sini agak lebih diperhitungkan,” jelasnya.

Pekerjaan telah dimulai dan ditargetkan seluruhnya rampung pada akhir November mendatang. Untuk Jalan Kakak Tua, pekerjaan disebut sudah mendekati penyelesaian dan selanjutnya dilanjutkan ke Jalan Pattimura.

Total anggaran untuk penanganan dua ruas jalan tersebut mencapai sekitar Rp2 miliar lebih. Dengan panjang keseluruhan sekitar 900 meter, biaya pekerjaan menjadi lebih tinggi karena adanya perlakuan khusus pada sejumlah bagian, terutama Jalan Pattimura.

Baca juga:  Pencuri dan Penadah HP Diringkus Polisi

“Karena beberapa ini harus memakai beton khusus drainase yang daya tahannya lebih tinggi dari sekarang. Mengingat Jalan Pattimura ini sering dilalui kendaraan berat,” tandasnya. (Yuda/balipost)

 

BAGIKAN