Akses utama jalan penghubung Selat-Rendang di Banjar Dinas Padangaji Tengah, Desa Peringsari, Kecamatan Selat, telah berbulan- bulan jebol tak kunjung mendapatkan perbaikan.(BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Akses jalan utama yang menghubungkan Selat-Rendang, tepatnya di Banjar Dinas Padangaji Tengah, Desa Peringsari, Kecamatan Selat, berbulan – bulan jebol tak kunjung mendapatkan perbaikan. Atas kondisi itu, warga setempat berharap jalan segera diperbaiki sebelum jebolnya semakin parah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, panjang jalan yang jebol kurang lebih sekitar lima meter. Di lokasi jebol telah dipasangi plang “hati-hati jalan jebol” oleh Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Dinas PUPR. Untuk mencegah air mengalir ke jalan yang jebol ketika turun hujan, warga setempat memasang karung berisi pasir di sepanjang bibir jalan jebol.

Baca juga:  Badung Tingkatkan Ruas Jalan Pengubengan Kangin, Lebar Jalan Capai 24 Meter

Di lokasi jalan yang jebol, kendaraan dari arah timur maupun barat tidak bisa berpapasan dua arah. Apabila ada kendaraan lewat dari arah barat, maka kendaraan tersebut harus berhenti sejenak menunggu supaya kendaraan tersebut lewat, begitu juga kendaraan dari arah timur juga sama harus berhenti sementara menunggu kendaraan lain supaya terlewat lebih dahulu.

Salah seorang warga, I Gusti Ngurah Pujawan mengungkapkan, jalan tersebut jebol kurang lebih sekitar lima bulanan. Kata dia, amblasnya jalan tersebut dikarenakan ada akar pohon besar yang mengikis tanah senderan. “Ada akar pohon besar di sana, sehingga membuat senderan menjadi amblas. ” ujarnya, Rabu (16/9).

Baca juga:  Jalan Asa dari Prajurit: Ketika TNI Buka Akses dan Harapan di Desa Penyaringan

Pujawan mengatakan, pasca jebolnya jalan tersebut, sebelumnya sempat adanya pengendara yang jatuh. Bahkan, senderan beton yang ada di dekatnya saat ini juga sudah miring. “Semestinya baru jebol sedikit sudah diperbaiki, jangan menunggu jebol semakin parah lagi. Kalau sedikit seperti ini kan biaya sedikit, kalau lebih parah kan tambah besar biayanya,” katanya.

Dia menjelaskan, pihaknya cukup khawatir, apabila jalan tersebut tetap dibiarkan seperti itu, ketika turun hujan jalan yang jebol tambah parah seperti jalan yang di barat sampai putus. “Kalau ini putus berat, karena ini merupakan jalan akses utama penghubung Selat-Rendang. Semoga segara dapat diperbaiki dari instansi terkait,” harap Pujawan. (Eka Parananda/balipost).

Baca juga:  Begini Aktivitas Para Pelajar di Pungungsian Rendang

 

BAGIKAN